​KPU Goes To Campus : “Kita Mahasiswa, Kita Memilih”

PADANG-dalam lanjutan untuk meningkatkan kesadaran dalam menggunakan hak pilih dalam masyarakat, KPU Kota Padang terus berupaya melakukan pendataan dilapangan. pendidikan pemilih kepada masyarakat umum dalam tahapan pemilu pindah memilih pada pemilu tahun 2019.pada kesempatan kali ini selasa (26/02/2019), KPU Kota Padang mendatangi kampus Universitas Taman Siswa Padang (Unitas) yang sebelumnya telah melakukan koordinasi guna memberikan sosialisasi tentang pemilu serentak 2019 serta mengajak pemilih muda aktif berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya.

Tidak hanya memberikan sosialisasi pendidikan pemilih kepada mahasiswa KPU Kota Padang juga membuka untuk pengurusan layanan pindah memilih (A.5) KPU Goes to Campus itu merupakan salah satu cara Kota Padang untuk melakukan sosialisasi dan melibatkan masyarakat aktif dalam pemilihan,

Acara dibuka langsung oleh Rektor Unitas Ediwirman, dengan memberikan kata sambutan dan sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan serta dengan kehadiran KPU yang memilih kampus unitas sebagai tempat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dalam agenda KPU Goes To Campus tersebut.

Ediwarman mengatakan “bahwa salah satu yang membuktikan diri sebagai warga Negara yang baik maka harus memiliki tanggung jawab politik. Tanggung jawab politik yang dimaksud salah satunya ialah ikut menggunakan hak suara.”Kita harus menggunakan hak pilih dan tanggung jawab politik”.

Setelah pembukaan dan penyampaian oleh Rektor Unitas Ediwarman acara dilnjutkan dengan penandatanganan MOU kesepakatan kerjasama dalam mensukseskan pemilu antara KPU Kota Padang dengan Rektor Unitas.

Pada acara sesi selanjutnya dengan menggelar talkshow dengan Tema yang di angkat dalam pembahasan tersebut” Kita Mahasiswa Kita Memilih” yang di moderatori oleh Sutrisno Kasubag Tenis dengan Narasumber Komisioner KPU Kota Padang Mahyudin Div.Hupmas dan Teknis dan Yuni Chandra Dosen dari Unitas.

hal ini penting untuk anak muda karena mereka merupakan kelompok yang masih fresh, energik dan memiliki ide-ide baru. Untuk itu, KPU Kota Padang akan terus mensosialisasikan kepada mahasiswa tentang penggunaan hak pilih pada pemilu serentak 2019 kepada 12 kampus di Kota Padang. Hal tersebut disampaikan oleh Sutrisno dalam pembukaan kegiataan talkshow.

Mahyudin juga menyampaikan kepada para mahasiswa yang hadir tentang maksud dan tujuan dari pemilu, “yang dimaksud pemilu adalah wadah atau sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat di pemilu 2019 kita berdaulat menentukan bersikap memutuskan untuk memilih pemimpin nasional baik eksekutif dan legislatif mulai dari tingkat kota, provinsi, pusat sampai dengan DPD, DPRD Provinsi dan DPD RI bersama dengan Pilpres yang dilakukan serentak yang sekarang disatukan dalam pemilihan umum 17 April 2019.Itulah pengertian pemilu yang sesuai dengan dasar negara kita Pancasila dan UUD 1945.

Tujuan akhir dari pemilu adalah untuk kesejahteraan,untuk upaya adanya ketertiban keamanan, supaya negara kita ini punya keteraturan Negara bisa aman tergantung dengan pemimpin yang kita pilih dan yang menentukan pilihan adalah rakyat tanggal 17 April 2019 gunakan lah hak pilih untuk mensukseskan pemilu serta berperan dalam menentukan nasib bangsa kedepannya,

Pemilu merupakan indikator dari majunya sebuah demokrasi di suatu Negara, karena pemilu merupakan pilar utama dalam demokrasi. Pemilu juga merupakan tanggung jawab politik dari setiap warga Negara karena itu diperlukannya partisipasi dari setiap warga Negara. Karena pemilu tanpa partisipasi akan menjadi sebuah ironi,Mahyudin”.

Pada kesempatan tersebut para peserta yang hadir juga diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada Narasumber tantang peaksanaan pemilu serta pengetahuan tentang Penyelenggaraan pemilu.


Yuni Chandra yang bertindak sebagai Narasumber juga turut memberikan motivasi dalam pelaksaanaan pemilu dan memberikan pemahaman tentang arti dari demokrasi serta turut mengajak mahasiswa Unitas turut andil dalam pelaksanaan pemilu serentak yang akan diselenggarakan oleh KPU jangan Sampai mahasiswa Unitas menjadi golput, itu artinya kalian mensia-siakan harapan dari KPU, buktikan bahwa kita mahasiswa yang memiliki karakter dengan ikut melaksanakan pemilu.

Pada acara ini selain sosialiasi juga diadakan diskusi publik dengan para peserta diskusi dan juga ada membagi-bagikan doprize bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan demokrasi berikan oleh moderator.doorprize bagi penanya dan bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari KPU. Acara ditutup dengan dilkukan foto bersama.[Media-Center.1]