KPU GoES To Campus; Universitas Ekasakti Padang (Mahasiswa Adalah Pemilih Rasional)

PADANG-Dalam rangka peningkatan layanan pindah memilih dan perkembangan pendidikan pemilih bagi mahasiswa KPU kota Padang menggelar kegiatan bersama kampus Universitas Eka Sakti Padang pada Sabtu (09/03/2019) dalam tajuk KPU Goes To Campus.

Acara juga dihadiri oleh ketua KPU kota Padang M.Sawati beserta Komisioner Yusrin Trinanda Div. Program dan Data dan Mahyudin Div. Hupmas dan Teknis. Dalam acara KPU Goes to Campus ini, KPU juga turut mengundang Komisioner KPU provinsi Gebriel Daulei sebagai narasumber.

Acara yang bertajuk talkshow dibuka langsung oleh ketua KPU kota Padang M.Sawati dengan Moderator Mahyudin. Dalam pembukaan acara M.Sawati menyampaikan kepada mahasiswa yang hadir 300 orang lebih bahwa mahasiswa adalah pemilih rasional, pemilih yang pintar dan mahasiswa adalah tempat bertanya bagi masyarakat maka jadilah mahasiswa yang sadar akan demokrasi karena mahasiswa juga turut menentukan masa depan bangsa Suara satu menentukan 5 tahun kedepan ,M .Sawati”.

Setelah pembukaan yang dilakukan ketua KPU Kota Padang, Otong Rosadi sebagai Rektor Universitas Ekasakti memberikan kata sambutan dan mengajak para mahasiswa Universitas Ekasakti untuk berperan aktif dalam demokrasi serta memberikan pendidikan pemilih dengan menjelaskan bagaimana pentingnya menggunakan hak suara pada pemilihan umum 17 april 2019 nanti.

Gebril Daulai yang turut hadir menjadi narasumber memberikan penjelasan kepada mahsiswa untuk menggunakan hak pilihnya dan mengajak mahasiswa untuk ikut berperan aktif mensukseskan pemilu serentak 2019.

Gebril juga memberikan pendidikan terkait mekanisme pindah memilih bagi mahsiswa yang berasal dari luar wilayah Kota Padang. “Setiap pemilih secara langsung dapat memberikan hak suaranya tanpa melalui perantara atau perwakilan. Seluruh WNI yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih diberikan hak untuk memilih. Setiap WNI berhak memilih dan menggunakan hak pilihnya tanpa adanya pengaruh, tekanan dan paksaan dari siapapun. Dalam memilih, pilihan pemilih dijamin tidak akan diketahui oleh siapapun. Setiap penyelenggara pemilu harus bersikap dan bertindak jujur dan bertindak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setiap pemilih dan peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama dari penyelenggara, pemerintah, aparat keamanan dan penegak hukum”.

Kategorisasi daftar pemilih terdiri dari daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK); DPT adalah daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) akhir yang telah diperbaiki oleh PPS, direkapitulasi oleh PPK dan ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota; DPTb adalah daftar pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS yang karena keadaan tertentu pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain; DPK adalah daftar pemilih yang memiliki identitas kependudukan tetapi belum terdaftar dalam DPT dan DPTb,Gebril”.

Gabriel mengajak mahasiswa untuk mengedukasi orang disekitar sebanyak 5 orang Dan mensosialisasikan kepada masyarakat karena mahasiswa sangat berpengaruh dalam lingkungan masyarakat dan banyak tahu. Kemudian bagi mahasiswa salah satu potensi yang tidak menggunakan hak pilih. Kita menyarankan supaya mahasiswa memilih Warga negara wajib hukumnya memilih.

Acara yang di mulai oleh KPU Kota padang bersama Universitas Ekasakti pada pukul 9.30 sampai pukul 15.00 wib tersebut juga menyediakan layanan Pindah memilih dengan membuka stan di Halaman Kampus Untuk melayani mahasiswa yang ingin megurus layanan pindah memilih. Kampus Universitas Ekasakti tergolong mahasiswanya banyak berasal dari Luar wilayah Kota Padang.


Universitas Ekasakti sangat menyambut baik dengan kegiatan KPU Goes to Campus yang diselenggarakan oleh KPU Kota Padang. Dengan adanya kegiatan ini mahasiswa Universitas Ekasakti bisa memahami pentingnyadalam mengunakan hak pilih dalam pemilihan umum dan menjadi mahasiswa yang peduli masa depan bangsa,Otong Rosadi”.[Media-Center.1]