​KPU Kota Padang Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019

KPU Kota padang Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019

PADANG-Kamis (21/02/2019) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Menggelar Deklarasi Kampanye Damai menyambut pemilu serentak 2019. Deklarasi kampanye damai yang dilangsungkan di Gedung serba guna RRI PADANG mengusung tema kampanye damai aman sejuk dan badunsanak, dihadiri oleh Ketua KPU Padang, Ketua Bawaslu, Ptl Sekda Padang, Polresta Padang, Danlanud, Dandim dan lainnya. Selain itu perwakilan partai politik peserta pemilu dan beberapa calon anggota DPD RI seperti Julia Agusta, Alkudri, Asnawi Bahar dan lainnya

Acara yang dimulai pada pukul 8.30 Wib tersebut yang digelar bersama ini juga turut mengundang pemangku kepentingan dan peserta pemilu serentak 2019 yang diikuti oleh seluruh peserta pemilu se-Kota Padang sebagai salah satu cara untuk mengajak peserta pemilu, pemerintah daerah dan lainnya untuk berkomitmen menjaga pemilu presiden dan pemilu legislatif 2019 dapat berjalan damai aman dan lancar.

melalui deklarasi kampanye tersebut Komisioner KPU Kota Padang Mahyudin Divisi Teknis dan Hupmas menyampaikan, Berharap kepada peserta pemilu supaya berhati hati tidak menyebarkan bahan kampanye dalam bentuk uang serta mengindahkan setiap aturan-aturan dalam pelaksanaan kampanye.

deklarasi ini merupakan insiasi dari pihaknya sebagai penyelenggara pemilu dalam menyongsong pelaksanaan pemilu yang semakin dekat. Menurutnya semakin dekatnya pelaksanaan pemilu membuat terjadinya gesekan dan potensi pelanggaran yang terjadi menjelang 17 April 2019, selanjutnya pada 24 Maret 2019, tahapan kampanye yang berbentuk rapat umum di lapangan terbuka. Dalam hal ini kami mengajak seluruh pihak agar berkomitmen dan mendkelarasikan menjaga pemilu nanti dapat berjalan damai,” katanya.

Plt Sekda Kota Padang Amasrul yang hadir mengatakan pelaksanaan pemilu harus berjalan sukses dan damai, hal tersebut dapat diperoleh apabila indikatornya dapat terpenuhi.

Menurut dia indikator tersebut adalah pemilu dapat berjalan adil dan jujur kemudian diikuti dengan tingginya partisipasi pemilih karena masyarakat yang memiliki hak pilih datang beramai-ramai ke TPS menyalurkan hak pilih mereka. Setelah itu sukses selanjutnya ditandai dengan tidak adanya konflik atau keributan sebelum pemilu atau pascapelaksanaan pemilu.

Ia mengatakan tidak terjadi konflik mulai dari tingkat TPS hingga ke tingkat kota, karena jika terjadi konflik dibutuhkan biaya yang besar untuk mengembalikan kondisi seperti semula.

Agar hal tersebut tidak terjadi maka deklarasi ini memiliki peranan penting karena peserta pemilu bersama masyarakat dan pemerintah berkomitmen menjalankan pemilu dengan baik serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

KPU Kota Padang berharap setelah diadakan deklarasi kampanye ini secara barsama-sama kita harus membebaskan diri dari hoaks, politisasi SARA, politik adu domba dan politik uang demi kenyamanan dan kesuksesan pemilu serentak 2019.

Ketua Bawaslu Padang Dori Putra, menambahkan, saat ini Bawaslu tengah masuk dalam tahap perekrutan saksi TPS. Dia berharap para peserta merekomendasikan saksi tersebut untuk kemudian dapat ikut dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Bawaslu.

Hal yang perlu diketahui oleh peserta pemilu, katanya diantaranya unsur-unsur pelanggaran pemilu dimana peserta pemilu dilarang kampanye sara, kampanye hitam, politik uang, dan melibatkan ASN.

"Sejauh ini sudah ada dua kasus yang sudah kita berikan rekomendasi pada komite ASN untuk kemudian diberikan sanksi," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Intel Polresta Padang, Kompol Jon Hendri mengatakan, Kota Padang sebagai daerah penyumbang pemilih yang besar menjadi wilayah yang harus diperhatikan. Untuk itu, memang perlu kolaborasi stakeholder terkait dalam hal mewujudkan pemilu yang badunsanak, sejuk, dan damai.

"Untuk pengamanan ada polanya. Yang jelas pemilih kota Padang sangat besar. Kalau dibandingkan dengan daerah lain, bisa tiga kali lipat daerah lain," pungkasnya.

Sementara calon anggota DPD RI Asnawi Bahar mengatakan deklarasi ini seharusnya membuat para peserta pemilu dapat menjalankan pemilu dengan damai, jika KPU sukses menjalankan pemilu dengan baik maka calon legislatif juga sukses dalam pemilu. “Jangan lagi ada pengrusakan baliho atau alat peraga terhadap salah satu calon sementara calon lain itu tidak terjadi. Kami berharap pemilu ini berjalan dengan sukses tidak hanya sukses bagi penyelenggara tapi juga peserta pemilu,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pemilu yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Padang M.Sawati dan dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar oleh sejumlah peserta pemilu dari perwakilan Parpol.[Media-Center.1]