KPU LAKUKAN EVALUASI DEBAT PUTARAN I MENUJU DEBAT PUTARAN II

KPU KOTA PADANG-Rabu (8/05/2018) lakukan evaluasi debat putaran I di Aula Lantai II Kantor KPU Kota Padang. Evaluasi debat ini terkait debat public yang telah diselenggarakan pada Senin (7/05/2018) di Hotel Mercure Padang oleh KPU Kota Padang, KPU Kota Padang bersama Komisioner dan tidak lupa untuk mengundang kedua tim dari paslon 1 dan 2.

Kedua tim paslon 1 dan 2 menyampaikan permintaan evaluasi yang sama kepada KPU Kota Padang suapaya KPU Kota Padang menambah undangan untuk para pendukung untuk hadir di dalam acara debat publik putaran ke II. Hal tersebut disampaikan oleh kedua tim paslon bertujuan supaya acara debat publik putaran ke-II nanti menjadi lebih meriah dari debat putaranI dan para pendukung dapat melihat calon mereka dalam penyampaian visi dan misi mereka untuk memimpin Kota Padang nantinya. Kedua tim paslon juga memberikan masukan kepada KPU Kota Padang yakni untuk mengambil tindakan tegas kepada pedukung yang melakukan provokasi di dalam ruangan saat acara debat berlangsung. Untuk pendukung yang tidak bisa masuk Tim Paslon meminta pihak dari KPU Kota Padang untuk menfasilitasi mereka yang berada diluar untuk disediakan screen supaya juga bisa menyaksikan berlangsungnya acara debat dari luar. Sedangkan menurut kedua tim paslon masalah pengamanan sudah cukup bagus, untuk sterilisasi massa sudah sangat bagus.

Dalam evaluasi debat publik ini Komisioner KPU Kota Padang Riki Eka Putra juga menyampaikan dan memberikan usulan kepada tim paslon 1 dan 2 untuk mengurangi jumlah undangan untuk pendukung yang berada di dalam ruangan debat yang sebelumnya sebanyak 100 orang menjadi 50 orang, hal tersebut dilakukan karena para pendukung yang kurang tertib saat acara debat berlangsung. Dengan demikian hal tersebut dapat menggangu konsentrasi paslon saat melakukan debat. Riki Eka Putra juga meberikanmasukan dan usulan untuk menambah undangan untuk acara debat putaraan ke-II yang akan digelar pada Sabtu (12/05/2018) mendatang supaya menambah undangan yang berasal dari masyarakat umum dan lembaga masyarakat seperti, Nelayan, Petani, pemilih pemula dan lembaga sosial lainnya. Penambahan dari masyarakat umum dan lembaga sosial ini bertujuan supaya masyarakat Kota Padang dapat melihat dan mendengarkan secara langsung visi dan misi dari calon Walikota dan Wakil Walikota Padang tahun 2018 dan juga untuk meningkatkan jumlah pemilih dari tahun sebelumnya berjumlah 53% kerana debat publik yang diselenggarakan oleh KPU Kota Padang merupakan bagian dari kampanye sosialisasi untuk meningkatkan jumlah pemilih dan dan menyampaikan akan pentingnya untuk memilih.

Setelah menggelar rapat evaluasi kurang lebih satu setengah jam akhirnya didapatkan keputusan bersama bahwa tetap 100 orang pendukung yang hadir dalam ruangan debat dan akan akan adfa penambahan dari kedua tim paslon sebanyak 7 orang untuk tim paslon 1 dan 7 orang untuk tim paslon 2. Penambahan tersebut dilakukan untuk dimasukan tim satgas pendukung kedalam ruangan debat untuk menertibkan dan mengontrol masing-masing pendukung pasangan calon supaya tidak terjadi hal-hal yang dabat menggangu konsentrasi paslon saat debat berlansung. KPU Kota Padang juga akan mengambil tindakan tegas kepada siapapun yang hadir dalam acara debat publik yang membuat kericuhan, provokasi dan kegaduhan dengan mengusir dari dalam ruangan dan tidak di ijinkan untuk menyaksikan acara debat publik selanjutnya. KPU Kota Padang juga akan menyediakan screen diluar ruangan supaya orang yang berada diluar bisa menyaksikan acara debat yang berlangsung didalam.

Evaluasi selanjutannya juga akan dilakukan oleh KPU Kota Padang bersama Tim EO,Televisi, Radio dan seluruh tim yang terlibat untuk mempersiapkan teknis menjelang debat putaran II.[Media-Center.1]