Mengapa Generasi Milenial Harus Memilih???

PADANG-Selasa (18/12/2019) “Pemilu adalah bagian dari proses demokrasi Proses menentukan masa depan kita lima tahun ke depan” Dr. Indah Adi Putri, M.IP Ketua Jurusan Ilmu Politik Universitas Andalas hal tersebut disampaikan olehnya dalam kelas kursus kepemiluan yang menjadi Narasumber pada kegiatan yang diselenggarakan serta telah menjadi agenda KPU Kota Padang pada beberapa bulan sebelumnya yang kegiatan tersebut menargetkan kepada pemilih milenial dan kepada pemilih pemula sampai saat ini.

kegiatan kursus kepemiluan kali ini dilaksanakan di SMK 9 Padang, dengan tema “ Kursus Kepemiluan Kelompok Perempuan” peserta yang berasal dari siswi perempuan yang sudah berumur 17 tahun dan akan memasuki umur 17 tahun menjelang 17 April 2019 nanti. Dalam kegiatan Kursus Kepemiluan yang dimulai pada pukul 9.00 Wib di ruang Serbaguna SMK 9 Padang, Sutrisno Kasubag Teknis Yang Bertindak Sebagai Moderator menyampaikan kepada seluruh peserta yang semuanya adalah perempuan bahwa untuk kegiatan kelas kursus Kepemiluan ini tidak akan berakhir sampai disini saja kerena KPU Kota Padang akan mebuka kelas pemilu yang akan dilakukan disetiap sekolah di Kota Padang dan berharap kepada siswi SMK 9 nanti juga ikut berpartisipasi dalam kelas kepemiluan tersebut. Sutrisno juga menyampaikan bahwa pada pemilu 2019 nanti berharap pemilih pemula harus menggunakan hak pilihnya.

Dr. Indah Adi Putri, M.IP juga menyampaikan materi terkait tentang pemilu dan memberikan penjelasan bahwa “Pemilu hanya dilaksanakan satu kali dalam lima tahun. Ini adalah kesempatan untuk membuat perubahan oleh Karena itu kita memiliki hak suara yang dapat digunakan untuk memilih wakil-wakil kita di dalam lembaga legislatif dan eksekutif, Total pemilih 192.828.520 orang

Pemilih laki-laki 96.271.476 orang dan Pemilih laki-laki 96.557.044 orang. 285.568 orang lebih banyak dibandingkan pemilih laki-laki. Perempuan sangat menetukan kesuksesan pemilu ini. Begitu juga dengan caleg perempuan. Rata-rata partai politik sudah memenuhi kuota 30% terhadap perempuan

Tantangannya bagi pemilih perempuan adalah: apakah perempuan akan memilih perempuan Jawaban idealnya adalah ya, Karena perempuan dianggap lebih memahami persoalan perempuan

Kehadiran perempuan dalam lembaga legislatif dianggap mampu memberi warna baru dalam proses politik yang cenderung patriaki.

Mengapa generasi milenial harus memilih? Menggunakan hak politik sebagai warga negara, Menunjukkan kedewasaan berpikir dan bersikap, Berpartisipasi dalam menentukan arah bangsa, Menghapus stigma bahwa generasi milenial abai terhadap kehidupan berbangsa daN bernegara.”Dr.Indah

Setelah penyampaian materi oleh Narasumber, Sutrisno langsung mebuka sesi tanya jawab, sesi ini dilakukan dengan antusiasme yang tinggi dari peserta, sehingga suasana menjadi hidup dan setiap peserta tampaknya tertarik dengan isu-isu yang didiskusikan. Akhirnya kegiatan tersebut ditutup dengan penarikan kesimpulan. Diharapkan setelah mengkuti kegiatan Kelas Pemilu untuk Perempuan, semua peserta dapat memahami arti pentingnya pelaksanaan Pemilu di Indonesia dan berperan aktif dalam demokrasi di Indonesia dan untuk menggunakan hak pilih pada pemilu tahun 2019 nanti dan tidak lupa untuk memastikan diri apa sudah terdaftar atau belum bagi pemilh pemula yang belum terdaftar supaya dapat mengurus e-ktp secepatnya menjelang dilakukan pemilihan.[Media-Center.1]