Songsong Pemilihan Serentak 2020, KPU Kota Padang Sambangi Labor Sosiologi Universitas Negeri Padang

Songsong Pemilihan Serentak 2020, KPU Kota Padang Sambangi Labor Sosiologi Universitas Negeri Padang

PADANG-Kamis (31/11/2019) KPU Kota Padang memiliki program pendidikan pemilih secara berkelanjutan dalam bentuk tatap muka kepada pemilih pemula, perempuan, disabilitas dan masyarakat umum, program kegiatan ini dalam rangka memberikan pengetahuan tentang pemilu dan demokrasi, relasi demokrasi dan pemilu, pentingnya pemilu dan menggunakan hak pilih secara sadar dan bertanggungjawab serta menyadari kenapa mereka memilih, lahirnya kesadaran tersebut berdampak pada kualitas pemilu/pilkada.

Dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan pemilih selama ini materi dan metode masih sama pada setiap segmen pemilih, sehingga KPU Kota Padang melakukan evaluasi efektifitas kegiatan pedidikan pemilih yang dilaksanakan KPU Padang dan kami beranggapan kita perlu sebuah modul pendidikan pemilih, ujar Riki Eka Putra Ketua KPU Kota Padang didampingi Komsioner Atika Triana, Amid Mutaqqin dan Kasubag Teknis dan Hupmas Sutrisno Dalam diskusi yang disampaikan kepada akedimisi UNP DR. Eka Vidya Putra, M. Si, Drs. Emizal Amri, M. Pd, M. Si dan Reno Fernandes, S.Pd, M.Pd di Labor Politik Universitas Negeri Padang.

Lebih lanjut riki menjelaskan bahwa modul ini diperlukan sebagai upaya KPU Kota Padang membuat sistematika dan standarisasi pendidikan pemilih kepada masyarakat. Kami berharap para akademisi khususnya yang terhimpun di Labor Sosiologi UNP Ini mau membicarakan dan mendesain secara serius Modul Pendidikan Pemilih untuk masyarakat ini.

Peneliti Senior Labor Sosiologi UNP Dr. Eka Vidya Pura, M. Si menyambut baik gagasan KPU Kota Padang yang ingin membuat modul pendidikan pemilih sehingga adanya sistematika dan standarisasi dalam pendidikan pemilih, dengan demikian siapapun narasumber maupun fasilitator dalam pendidikan pemilih tidak akan jadi masalah, mereka tetap dalam tracknya, sejauh mereka mempedomani modul pendidikan pemilih yang telah rinci menjelaskan siapa yang menjadi peserta pendidikan pemilih, apa materinya, berapa lama materi sebaiknya, bagaimana evaluasi dilaksanakan, bagaimana ruangan disiapkan, bagaimana sebaiknya mendekorasi ruangan, peralatan apa saja yang sebaiknya disiapkan, tim kerja dan pembagian tugas termasuk kumpulan permainan dll, untuk materi pendidikan pemilih bagi pemula dapat diintegrasikan kedalam mata pelajaran kelompok IPS sebagaimana pelitian kami reno fernandes menimpali.

Eka Vidya menyampaikan Labor Sosiologi UNP siap membantu KPU Kota Padang dalam penyusunan modul pendidikan pemilih, mudah mudahan dapat dimamfaatkan dalam waktu dekat menyongsong pemilihan serentak 2020, khusus di wilayah kerja KPU Kota Padang.(Media-Center.1)