​“Terdaftar Sebagai Pemilih Adalah Pintu Untuk Menggunakan Hak Pilih”

Terdaftar Sebagai Pemilih Adalah Pintu Untuk Menggunakan Hak Pilih”

UNIVERSITAS ANDALAS- dalam rangka mensukseskan pemilu tahun 2019 KPU Kota Padang terus gencar melakukan sosialisasi untuk meraih kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilih dan memastikan terdaftar sebagai pemilih pada pemilu tahun 2019 nanti. Setelah ditetapkan daftar pemilih tetap oleh KPU pada waktu sebelumnya bukan berarti pekerjaan KPU Kota Padang bagian data dan program berakhir justru sebaliknya KPU Kota Padang kali ini mengajak masyarakat untuk memastikan data pada pemilu apakah sudah terdaftar atau belum.

Sosialisasi yang bertajuk Pemuthairan data ini diselenggarakan di Universitas Andalas bertempat di Gedung Fakultas Fisip Senin (17/12/2018) ini adalah salah satu bentuk upaya KPU Kota Padang untuk terus mengajak mahasiswauntuk menggunakan hak pilih mereka. Dalam kegiatan tersebut dinarasumberi oleh Komisioner KPU Kota Padang Div. Program dan Data Yusrin Trinanda,S.IP, Akademisi Jurusan IlmuPolitik Universitas Andalas Dr. Tengku Rika Valentina, MA dan di moderatori oleh Dewi Anggraini ,S.IP. M.Si yang juga akademisi dari Jurusan Ilmu Politik Universitas Andalas.

Dr. Tengku Rika Valentina, MA yang juga bertindak sebagai narasumber mengangkat tema “MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH MUDA PADA PEMILU TAHUN 2019” memberikan penjelasan Kelompok Pemilihmuda ini di proyeksikan setidaknya, akan menyumbang 23,95 persen dari total populasi Indonesia pada 2018.(dengan catatan Pada 2018, BPS memproyeksi jumlah penduduk Indonesia mencapai 265 juta jiwa) Pada 2019, jumlah mereka diproyeksi sebanyak 23,77 persen dari total populasi Indonesia yang mencapai 268 juta jiwa. Artinya, hampir seperlima penduduk di Indonesia adalah kelompok pemilih mula. Karena suara pemilih muda akan merubah arah kebijakan dan politik negara ini.K alau tidak percaya Silahkan datang ke TPS pada Tanggal 17 April 2019. mengenai tentang pentingnya menggunakan hak pilih serta berharap kepada masyarakat untuk dapat memastikan terdaftar sebagai pemilih sebelum tanggal 17 April 2017.

Yusrin Trinanda, S.IP juga memberikan penjelasan mengenai data pemilih yang ada di Kota Padang bahwa untuk saat ini setelah ditetapkanya DPTHP bukan berarti peluang untuk mendaftar untuk mendapatkan hak pilih juga ditutup saat ini KPU Kota Padang akan terus melayani masyarakat yang masih belum terdaftar sebagai pemilih dan akan terus mengajak masyarakat untuk mengecek data diri pada aplikasi yang saat ini sudah bisa di Dowload di android.

Tidak hanya itu KPU Kota Padang juga mengajak seluruh mahasiswa di Kota Padang untuk mendaftar serta mengurus surat pindah memilih bagi mahasiswa yang Kampung halaman jauh dan tidak sempat untuk pulang kampung pada saat pemilu 17 april nanti karena dengan terdaftar di tempat kita berdomisili bukan berarti kita tidak bisa menggunakan hak Pilih kita.

Dalam sesi acara juga dilakukan sesi tanya jawab dengan mahasiswa Mahasiswi yang mengenai tanggapan serta pertanyaan mengenai cara KPU mendata jumlah pemilih tidak lupa juga membahas mengenai isu-isu yang muncul saat ini salah satunya mengenai kotak suara dari kardus , Yusrin Trinanda menyampaikan kepada mahasiswa yang hadir bahwa kotak suara yang berasal dari kardus tersebut sudah terjamin kekuatannya dan tidak ada yang perlu dikuatirkan mengenai isu-isu yang beredar semua tidaklah benar karena KPU sebelumnya juga sudah melakukan pengujian yang sangat ketat terhadap penggunaan Kotak Suara. sedangkan untuk TPS nanti akan ada pengawalan yang cukup ketat dari Pihak kepolisian dan dari Bawaslu.[Media-Center.1]