Pasca pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 lalu, KPU Kota Padang terus melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan. Tidak hanya pada segmen pemilih umum tetapi juga pada kelompok masyarakat rentan dan marjinal. Kegiatan kali ini KPU Kota Padang menyasar keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan dihadiri puluhan masyarakat penerima manfaat program PKH ini dilaksanakan di Posyandu Anggrek 2 di Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan pada Rabu (12 Agustus 2026). Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Padang, Randy Adi Tama menyampaikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait hak-hak politik warga negara, memastikan terdaftar sebagai pemilih dan pentingnya menggunakan hak pilih. “Dalam menyiapkan agenda Pemilu dan Pilkada yang akan datang, KPU Kota Padang melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran kita bersama pentingnya Pemilu dan Pilkada, hak untuk memilih adalah hak konstitusional setiap warga negara indonesia, hak ini dijamin oleh Undang-Undang, maka pastikan bapak ibu terdaftar sebagai pemilih dan menyalurkan hak pilih di TPS pada Pemilu dan Pilkada mendatang” ucap Randy. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi khususnya di media sosial, waspada terhadap informasi hoax, menolak money politik/serangan fajar demi terwujudnya Pemilu dan Pilkada yang berintegritas. “Berita hoax pasca Pemilu dan Pilkada di era digital menjadi salah satu ancaman merusak demokrasi, masyarakat harus sadar bahaya penyebaran informasi hoax ini, melihat visi dan misi serta pilih pemimpin sesuai dengan hati nurani ” tambah Randy Randy berharap kegiatan ini dapat membantu masyararakat memahami arti penting partisipasi dalam Pemilu dan Pemilihan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilih pada Pemilu dan Pemilihan mendatang.