Berita KPU Padang

25-August-2020 : kpupadangkota

"Peran Ulama Dalam Pemilu" (workshop Pendidikan Pemilih Bersama MUI Kota Padang)

image kpu

PADANG-Komisi Pemilihan Umum Kota Padang bersama dengan Majelis Ulama Indonesia Kota Padang menggelar sosialisasi dalam tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020,

Kegiatan sosialisasi yang bertema Workshop Pendidikan Pemilih " Pilkada Damai anti Hoax, anti sara, money politik digelar di Hotel Pangeran beach pada hari Selasa (25/08/2020) pada pukul 10.00 Wib.

Peserta yang hadir sebanyak 20 orang dari MUI, penerapan pembatasan pertemuan sesuai dengan protokol kesehatan dan pembatasan pertemuan yang ditetapkan oleh KPU.

Yang menjadi narasumber di dalam sosialisasi ini adalah Ketua MUI Duski Samad dan Muhammad Taufik Akedemisi UIN Imam Bonjol Padang dan hadir juga Komisioner KPU Kota Padang Arianto Divisi Prodgram data, Azwirman Divisi Hukum,Amid Muttaqim Divisi Teknis yang bertindak sebagai Moderator dan Sekretaris KPU Kota Padang Lucky Dharma Yuli.

Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan yang diberikan oleh Komisioner KPU Kota Padang Arianto yang mewakili sambutan dari Ketua KPU Kota Padang Riki Eka Putra Yang berhalangan hadir.

Arianto manyampaikan dalam sambutannya dengan adanya Pendidikan Pemilih bersama MUI kedepannya dapat meningkatkan partisapasi dalam menyukseskan pemilihan serentak yang nanti akan dilaksanakan pada 9 Desember nanti, peran ulama dalam masyarakat sangatlah penting dalam menyukseskan demokrasi pemilihan ini, KPU akan jauh lebih baik dengan didukung oleh semua pihak khususnya para ulama, karena ulama dan ustad mempunyai peran penting dalam masyarakat.

Duski Samad Ketua MUI Kota Padang dalam materinya ULAMA DALAM PILKADA BADUNSANAK dalam kesempatannya menyampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah beberapa kali mengunakantagline PILKADA BADUNSANAK, maknanya melakukan Pilkada dalam suasana

hidup berbasis kearifan lokal dunsanak, keluarga besar saling memuliakan, santun dan damai. MUI dan tokoh umat dalam kedudukan, fungsi dan perannya, sebagai pengisi mimbar umat, jelas perlu terlibat dan dilibatkan dalam proses Pilkada sebagai mesin sosial penghasil pemimpin. Workshop Pilkada Badunsanak, anti hoax dan damai, yang dilakukan KPU Kota Padang bekerjasama dengan MUI Kota Padang, adalah kerja kolektif untuk kepentingan bangsa.Ulama sebagai key point perubahan dan pencerahan masyarakat berkewajiban secaramoral mendukung Pemilihan Kepala Daerah sebagai jalan, wasilah proses kepemimpinan daerah, walau belum ideal dan disana-sininya terdengar nyaring Suara-suara berisik, seperti politik uang, hate speach terhadap calon pemimpin, hoax dan prilaku tercela lainnya. Justru ulama diperlukan untuk memastikan bahwa kebohongan (hoax), berita palsu, ujaran kebencian, politik uang, dan saling membenci, adalah sikap, perbuatan, akhlak tercela yang dikecam Islam. Ulama tentu Akan menjadi tokoh terdepan untuk menjadi contoh teladan pemilih bertanggung Jawab, warga berakhlak mulia, dan memberikan tasuhiyah kepada pasangan calon dan timnya untuk menjaga kebaikan, fair, jujur dan taat aturan dalam kontestasi. Dalam melakukan tugas-tugas keumatan, melalui khutbah, dakwah dan taushiyah, yang melekat dengan ulama diharapkan dapat menyertakan pencerahan dan pandangan netral, jujur dan benar tentang arti penting kepemimpinan,keiikutsertaan dalam proses pemilihannya (Pilkada), dan kewajiban untuk mentaati aturan (regulasi). Ucapnya.

Ulama diharapkan pula tetap pada misi keumatan, pengayom umat dan menjadi solusi dari masalah umat. Ulama dalam Pilkada, tetaplah sebagai ulama, dan kalaupun ada di salah satu poros calon, jangan guna mimbar umat di luar koridor aturan dan akhlak mulia. Tambah Duski Samad

Diakhir kata Duski samad menyampaikan serta mengajak seluruh Ulama dan tokoh agama dipahami masyarakat orang yang terdepan dalam akhlak mulia, orang yang sama kata dan perbuatan, orang baik dan tidak mudah terjebak pada pilaku buruk yang mencemarkan dirinya, agama dan bangsanya. Kejahatan, kebejatan dan kerusakan yang ditimbulkan oleh berita bohong (hoax), ujaran kebencian di medsos, prilaku “silangkaneh” di group-group medsos, atas nama nitizen, trending topic, dan apapun namanya adalah Pandemi virus Pilkada badunsanak, dimana ulama dan tokoh umat wajib tidak terjakitinya. Terkutuklah orang yang hanya bisa berkata, tidak melakukannya (QS. As Shaf/61:3). Benteng terakhir dari Penegakkan akhlak mulia dalam Pilkada dan semua sistim kehidupan adalah ulama dan tokoh umat. Ayo ulama dan tokoh umat di negeri mari kita dukung dan Tablighkan PILKADA BADUNSANAK ANTI HOAX, UJARAN KEBENCIAN DAN KECURANGAN.

Muhammad taufik selaku Narasumber juga memberikan paparan bahwa posisi ulama dalam politik , ulama merupakan sebagai penjaga perubahan ulama merupakan otoritasi yang bisa menyesuaikan dengan beradaptasi lingkungan baru, serta memiliki legitimasi dalam memutuskan segala persoalan dan kebutuhan masyarakat muslim.

Manfaat pemilu adalah sebagai sarana untuk perwujudan kedaulatan rakyat dan peran ulama disini adalah untuk memberikan kesadaran kepada masyakat untuk menggunakan hak pilihnya sebagaimana ulama merupakan panutan dalam masyarakat dan dalam hal ini dalam menyukseskan pemilihan ulama merupakan peran penting.

Situasi yang terjadi saat ini kita melaksanakan pilkada dalam masa pandemi dan hal tersebut akan berpengaruh sekali pada partisipasi pemilih nantinya dan daripada itu mari kita ajak masyarakat untuk tetap menggunakan hak pilihnya dengan protokol kesehatan.


M.taufik juga menjelaskan bahwa bahaya dari hoax, anti ras dan politik uang tidak hanya merusak akal sehat calon pemimpin tapi juga mendelegitimasi proses penyelenggaraan pemilu dan lebih parah lagi dapat merusak kerukunan masyarakat yang mengarah pada disentegrasi bangsa.

Ada 4 peran ulama dalam meningkatkan kualitas pemilu yaitu 1. Kemapuan dalam mengusai teknik persuasif 2.kemampuan teknik komunikasi 3.kemampuan teknik fasilitas 4.kemampuan teknil motivasi dan tauladan kepemimpinan dari Empat peran tersebut mari kita mengajak masyarakat untuk menyukseskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020 dengan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS pada Rabu 9 Desember nanti, Muhammad Taufik".(Media-Center.1)



Berita Terkait

berita kpu padang

KPU Kota Padang Serahkan Piagam Penghargaan Kepada PPK Atas Suksesnya Pemilihan Serentak 2020

berita kpu padang

MODEL D HASIL PERKECAMATAN KOTA PADANG

berita kpu padang

Hari Kedua Pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara KPU Kota Padang tetapkan Perolehan Hasil Suara untuk Kota Padang

berita kpu padang

Kpu Kota Padang Secara Resmi Buka Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Hasil Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020 tingkat Kota Padang