Berita Terkini

KPU KOTA PADANG BEKALI SISWA SMKN 8 PADANG LITERASI DEMOKRASI JELANG PEMILOS

SMK Negeri 8 Padang, sekolah yang berfokus pada program keahlian Kriya, Busana, Teknik Kendaraan Ringan, dan Teknik Jaringan Komputer ini mendapatkan kunjungan sosialisasi dari KPU Kota Padang pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang guru ini disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa. Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Padang-Indarung, Kelurahan Cengkeh Nan XX tersebut, memandang sosialisasi ini sebagai bekal awal bagi para siswa sebelum terjun langsung dalam praktik demokrasi di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Padang, Randy Adi Tama, menyoroti fenomena bonus demografi yang saat ini tengah berlangsung di Indonesia, termasuk di Kota Padang. Randy\ menjelaskan bahwa komposisi pemilih pada Pemilu maupun Pilkada didominasi oleh kelompok pemilih pemula dan anak muda dalam rentang usia 17 hingga 30 tahun. Mengingat besarnya pengaruh generasi muda, Randy menekankan betapa pentingnya setiap hak suara yang dimiliki untuk digunakan secara bertanggung jawab pada saat pemilihan.

Lebih lanjut, Randy juga memaparkan peran krusial tim penyelenggara dalam menentukan keberhasilan suatu pemilihan. Panitia Pemilos di SMK Negeri 8 Padang diharapkan mampu menjalankan rangkaian proses yang terstruktur, mulai dari pendaftaran calon kandidat, pelaksanaan kampanye dan debat, penyusunan daftar pemilih, hingga persiapan logistik di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebagai lanjutannya, Kasubbag Parhubmas dan SDM KPU Kota Padang, Rika Yanita Susanti memberikan penjelasan mendetail mengenai pengenalan Daerah Pemilihan (Dapil), perbedaan macam-macam surat suara, serta alur pelaksanaan Pemilu secara menyeluruh. Penjelasan spesifik ini dipersiapkan sebagai acuan atau contoh nyata yang dapat ditiru oleh siswa dalam melaksanakan Pemilos nantinya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para siswa SMK Negeri 8 Padang tidak hanya memahami hak suara mereka, tetapi juga mampu mengelola proses pemilihan secara profesional dan transparan.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 8 kali