Berita Terkini

KPU Adakan Rapat Koordinasi Menjelang Debat Publik Putaran II

KPU KOTA PADANG-Jum’at (11/05/2018)rapat Koordinasi Yang Dilaksanakan Pada Pukul 10.00 Wib Sampai Pukul 11.40 Wib Di Rumah Pintar Pemilu Kantor KPU Kota Padang Jl. Syeh Umar Chalil No 42 A Kel. Gunung Sariak Kec. Kuranji Kota Padang. Rapat Diikuti Sebanyak 15 Orang Peserta Termasuk Tim LO Dan Tim Sukses Kedua Pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Padang Tahun 2018. Dalam Rapat Koordinasi Yang Di Gelar , KPU Kota Padang Mempunyai Tujuan Untuk Memberikan Serta Menyampaikan Arahan Dan Petunjuk Menjelang Debat Publik Putaran II. Arahan Yang Disampaikan Oleh KPU Kota Padang Kepada Tim Paslon Terkait Tema Yang Akan Diusung Dalam Agenda Debat Publik Putaran II Setelah Sebelumnya Dilaksanakan Rapat Oleh KPU Kota Padang Bersama Tim Pakar Pada Kamis (10/05/2018) Di Kantor KPU Kota Padang. Hasil Dari Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Debat Publik Putaran II Pada Sabtu (12/05/2018) Yang Dimulai Pukul 20.00 Wib Di Kyriad Bumi Minang Hotel Jl. Bundo Kanduang No. 20-28, Kampung Pondok, Padang Barat, Kota Padang. Pelaksanaan Debat Kedua Ini Mengangkat Tema Tentang "Menghadirkan Pemerintah Dalam Dinamika Perekonomian Kota Menuju Padang Madani Dan Berkesinambungan” Yang Akan Disiarkan Secara Langsung Pada Stasiun Tv Lokal.[Media-Center.1]

KPU Lakukan Evaluasi Debat Putaran I Menuju Debat Putaran II

KPU KOTA PADANG-Rabu (8/05/2018) Lakukan Evaluasi Debat Putaran I Di Aula Lantai II Kantor KPU Kota Padang. Evaluasi Debat Ini Terkait Debat Public Yang Telah Diselenggarakan Pada Senin (7/05/2018) Di Hotel Mercure Padang Oleh KPU Kota Padang, KPU Kota Padang Bersama Komisioner Dan Tidak Lupa Untuk Mengundang Kedua Tim Dari Paslon 1 Dan 2. Kedua Tim Paslon 1 Dan 2 Menyampaikan Permintaan Evaluasi Yang Sama Kepada KPU Kota Padang Suapaya KPU Kota Padang Menambah Undangan Untuk Para Pendukung Untuk Hadir Di Dalam Acara Debat Publik Putaran Ke II. Hal Tersebut Disampaikan Oleh Kedua Tim Paslon Bertujuan Supaya Acara Debat Publik Putaran Ke-II Nanti Menjadi Lebih Meriah Dari Debat PutaranI Dan Para Pendukung Dapat Melihat Calon Mereka Dalam Penyampaian Visi Dan Misi Mereka Untuk Memimpin Kota Padang Nantinya. Kedua Tim Paslon Juga Memberikan Masukan Kepada KPU Kota Padang Yakni Untuk Mengambil Tindakan Tegas Kepada Pedukung Yang Melakukan Provokasi Di Dalam Ruangan Saat Acara Debat Berlangsung. Untuk Pendukung Yang Tidak Bisa Masuk Tim Paslon Meminta Pihak Dari KPU Kota Padang Untuk Menfasilitasi Mereka Yang Berada Diluar Untuk Disediakan Screen Supaya Juga Bisa Menyaksikan Berlangsungnya Acara Debat Dari Luar. Sedangkan Menurut Kedua Tim Paslon Masalah Pengamanan Sudah Cukup Bagus, Untuk Sterilisasi Massa Sudah Sangat Bagus. Dalam Evaluasi Debat Publik Ini Komisioner KPU Kota Padang Riki Eka Putra Juga Menyampaikan Dan Memberikan Usulan Kepada Tim Paslon 1 Dan 2 Untuk Mengurangi Jumlah Undangan Untuk Pendukung Yang Berada Di Dalam Ruangan Debat Yang Sebelumnya Sebanyak 100 Orang Menjadi 50 Orang, Hal Tersebut Dilakukan Karena Para Pendukung Yang Kurang Tertib Saat Acara Debat Berlangsung. Dengan Demikian Hal Tersebut Dapat Menggangu Konsentrasi Paslon Saat Melakukan Debat. Riki Eka Putra Juga Meberikanmasukan Dan Usulan Untuk Menambah Undangan Untuk Acara Debat Putaraan Ke-II Yang Akan Digelar Pada Sabtu (12/05/2018) Mendatang Supaya Menambah Undangan Yang Berasal Dari Masyarakat Umum Dan Lembaga Masyarakat Seperti, Nelayan, Petani, Pemilih Pemula Dan Lembaga Sosial Lainnya. Penambahan Dari Masyarakat Umum Dan Lembaga Sosial Ini Bertujuan Supaya Masyarakat Kota Padang Dapat Melihat Dan Mendengarkan Secara Langsung Visi Dan Misi Dari Calon Walikota Dan Wakil Walikota Padang Tahun 2018 Dan Juga Untuk Meningkatkan Jumlah Pemilih Dari Tahun Sebelumnya Berjumlah 53% Kerana Debat Publik Yang Diselenggarakan Oleh KPU Kota Padang Merupakan Bagian Dari Kampanye Sosialisasi Untuk Meningkatkan Jumlah Pemilih Dan Dan Menyampaikan Akan Pentingnya Untuk Memilih. Setelah Menggelar Rapat Evaluasi Kurang Lebih Satu Setengah Jam Akhirnya Didapatkan Keputusan Bersama Bahwa Tetap 100 Orang Pendukung Yang Hadir Dalam Ruangan Debat Dan Akan Akan Adfa Penambahan Dari Kedua Tim Paslon Sebanyak 7 Orang Untuk Tim Paslon 1 Dan 7 Orang Untuk Tim Paslon 2. Penambahan Tersebut Dilakukan Untuk Dimasukan Tim Satgas Pendukung Kedalam Ruangan Debat Untuk Menertibkan Dan Mengontrol Masing-masing Pendukung Pasangan Calon Supaya Tidak Terjadi Hal-hal Yang Dabat Menggangu Konsentrasi Paslon Saat Debat Berlansung. KPU Kota Padang Juga Akan Mengambil Tindakan Tegas Kepada Siapapun Yang Hadir Dalam Acara Debat Publik Yang Membuat Kericuhan, Provokasi Dan Kegaduhan Dengan Mengusir Dari Dalam Ruangan Dan Tidak Di Ijinkan Untuk Menyaksikan Acara Debat Publik Selanjutnya. KPU Kota Padang Juga Akan Menyediakan Screen Diluar Ruangan Supaya Orang Yang Berada Diluar Bisa Menyaksikan Acara Debat Yang Berlangsung Didalam. Evaluasi Selanjutannya Juga Akan Dilakukan Oleh KPU Kota Padang Bersama Tim EO,Televisi, Radio Dan Seluruh Tim Yang Terlibat Untuk Mempersiapkan Teknis Menjelang Debat Putaran II.[Media-Center.1]

KPU Kota Padang Sukses Gelar Debat Publik Putaran I

KPU KOTA PADANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Telah Menggelar Debat Publik Putaran I Kemarin Senin (7/05/2018) Di Hotel Mercure Padang. Debat Publik Di Mulai Pada Pukul 19.30 Wib Dengan Tema, “Pemerintahan Yang Bersih, Tertib, Dan Melayani”. Untuk Debat Putaran I Ini KPU Kota Padang Telah Menyebar Sebanyak 500 Buah Yang Terdiri 100 Undangan Untuk Setiap Pasangan Calon Dan 300 Undangan Untuk Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, Kelompok Masyarakat Maupun Profesi Termasuk Mahasiswa Dan Panitia. Pelaksanaan Debat Publik Dibagi Menjadi Lima, Segmen Pertama, Pembukaan Yang Akan Dilaksanakan Dan Masing-masing Paslon Memaparkan Visi Dan Misi Serta Program Masing-masing Paslon. Segmen Dua, Penjelasan Segmen Pertanyaan Oleh Moderator, Pertanyaan Calon Walikota Dan Pertanyaan Kepada Calon Wakil Walikota Serta Pendalaman Tim Pakar Dan Tanya Jawab Paslon Dengan Tim Pakar Kepada Masing-masing Paslon. Segmen Tiga Tanya Jawab Antara Pasangan Calon Alikota Dan Wakil Walikota, (Pasangan Walikota Dan Wakil Walikota Dapat Menjawab, Menanggapi Dan Dan Menjawab Seacara Bergantian Sepanjang Durasi Masih Ada). Segmen Empat, Debat Antar Calon Tanya Jawab Antar Paslon Calon Walikota Nomor 1 Bertanya Kepada Calon Wakil Walikota No 2, Begitu Juga Sebaliknya Dan Dilanjutkan Denga Sesi Tanya Jawab Calon Walikota No 1 Bertanya Kepada Calon Alikota No 2 Begitu Juga Sebaliknya. Segmen Lima, Pasangan Calon Walikota Memberikan Pertanyaan Penutup Terkait Dengan Tema Debat Publik Putaran 1 Dengan Ketentuan Dari Pasangan No. 2 Sampai Dengan No.1. Debat Publik Di Moderatori Oleh Charles Simabura, S.H, M.H Yang Merupakan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang. Debat Publik Antar Pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Berlangsung Sangat Seru. Acara Debat Berjalan Dengan Lancar Dan Terkendali, KPU Kota Padang Dalam Teknis Pengamanan Dibantu Oleh Personil Kepolisian Dan Satpol PP. Debat Publik Kali Ini KPU Kota Padang Berharap Tidak Hanya Jadi Tontonan Saja, Namun Warga Juga Bisa Melihat Dan Mengukur Dari Visi Dan Misi Dari Kedua Pasangan Calon Ini Untuk Mendapatkan Pertimbangan Dalam Memilih Pasangan Calon Sesuai Dengan Apa Yang Diharapkan Sebagai Pemilih Calon Kepala Daerah.Untuk Debat Selanjutnya Debat Publik Putaran II Akan Di Laksanakan Pada Sabtu Mendatang.[Media-Center.1].

AIPI Bersama KPU Sosialisasi Melalui Fokus Group Discusion

WHIZ HOTEL PADANG-Kamis (3/05/2018) Asosiasi Ilmu Politik Indonesia Cabang Padang Mengajak Mahasiswa Dari Berbagai Kampus Di Kota Padang Dalam Kegiatan Sosialisasi Yang Dilangsungkan Di Hotel Whiz Padang Pada Pukul 07.30 Wib Dengan Narasumber Ketua KPU Kota Padang Muhammad Sawati Dan Dosen Ilmu Politik Universitas Andalas DR. Prof.Sri Zul Chariyah. M.A. Kegiatan Yang Dilaksanakan Bertujuan Untuk Memberikan Pendidikan Politik Kepada Pemilih Muda Perempuan Kota Padang Tentang Penyelenggaraan Pilwako Kota Padang Tahun 2018 Dan Mengumpulakan Masukan Dari Pemilih Muda Perempuan Yang Ada Di Kota Padang. Tema Yang Di Angkat Dalam Sosialisasi Bertajuk Diskusi Tersebut Yaitu “Perempuan Muda Generasi Perubahan Dalam Demokrasi Indonesia. Tema Tersebut Didasari Untuk Mahasiswa Yang Kebanyakan Perempuan Serta Mengajak Mereka Untuk Menggunakan Hak Pilih Dan Menyebarkan Pada Masyarakat Akan Pentingnya Memilih. Peserta Yang Hadir Dalam Sosialisasi Yang Bertajuk Focus Group Discusion Bersama AIPI Dan KPU Kota Padang Dihadiri Sebanyak 30 Peserta Dari Jurusan Ilmu Politik Berbagai Kampus Di Kota Padang. Dalam Diskusi Banyak Peserta Yang Belum Mengerti Tentang Tahap-tahap Yang Dilaksanakan Oleh KPU Menjeang Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang Tahun 2018. Banyak Pertanyaan Yang Muncul Dan Dapat Dijawab Oleh Ketua KPU Kota Padang M. Sawati. Ketua KPU Kota Padang M. Sawati Dalam Kesempatan Tersebut Menyampaikan Bahwa” Sekarang Ini Perempuan Lebih Banyak Dari Laki-laki, Perempuan Merupakan Penentu Politik Yang Berjalan Di Negara Ini Dan Perempuan Harus Tau Tentang Arti Pentingnya Menggunakan Hak Politik Mereka. Sosialisasi Yang Digelar Ini Merupakan Suatu Langkah Awal Bagi Perempuan Untuk Memulai Miningkatkan Kesadaran Akan Arti Dan Nilai Politik Beserta Sadar Akan Pentingnya Ikut Berpartisipasi Dalam Penyelenggaraan Pemilu Di Indonesia Dan Dapat Menggunakan Hak Pilih Mereka Nanti Pada Tanggal 27 Juni Mendatang Untuk Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang Tahun 2018. Serta M. Sawati Juga Memberikan Penjelasan Mengenai Tata Cara Dalam Melaksanakan Kampanye Dan Menjelakan Aturan-aturan Yang Harus Dipatuhi Oleh Pasangan Calon Dalam Kampanye. Dosen Ilmu Politik Universitas Andalas DR. Prof. Sri Zul Chairiyah .M.A Juga Memberikan Pemahaman Politik Kepada Peserta Bahwa Politik Merupakan Sesuatu Kekuasaan, Partisipasi Dalam Politik Adalah Suatu Ajaran Demokrasi Yang Sangat Baik. Permasalahan Yang Timbul Di Dalam Masyarakat Kota Padang Saat Ini Adalah Tidak Seimbangnya Ekonomi Dan Politik, Hal Tersebut Yang Mengurangi Akan Sadarnya Masyarakat Kota Padang Untuk Menggunakan Hak Pilih Mereka Dalam Pemilu. Dan Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Sudah Seharusnya Pemerintah Memberikan Keseimbangan Politik Dan Ekonomi. Untuk Kesempatan Ini Beliau Juga Menyerukan Kepada Peserta Untuk Terus Mengajak Masyarakat Untuk Menggunakan Hak Pilih Mereka Dan Berpartisipasi Dalam Politik. Acara Sosialisasi Yang Dilaksanakan Oleh AIPI Dalam Tajuk Focus Group Discusion Berjalan Sngant Lancar Serta Sangat Memberikan Pemahaman Yang Berarti Bagi Mahasiswa Yang Hadir. KPU Dan AIPI Berharap Dengan Hasil Tersebut Mereka Dapat Menjadi Contoh Dan Menjawab Pertanyaan Dalam Masyarakat Tentang Arti Penting Masyarakat Perempuan Dalam Dunia Politik Dan Menggunakan Hak Pilih. Dari Hasil Tersebut KPU Kota Padang Juga Akan Merangkum Dan Menjadi Masukan Dalam Penyelenggaraan Pilwako Kota Padang Pada 27 Juni.[Media-Center.1]

LP2M BERSAMA KPU KOTA PADANG BERIKAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEREMPUAN UNTUK PILWAKO PADANG 2018

PADANG-Rabu (02/05/2018) Lembaga Pengkajian Dan Pemberdayaan Masyatakat (LP2M) Padang Melakukan Pendidikan Politik Bagi Perempuan Untuk Mendorong Terciptanya Pilkada Bersih Dan Damai Pada 2018. Sosialisasi Tersebut Merupakan Kerjasama Yang Telah Di Tandatangani Dengan Lembaga Pengembangan Dan Pembelajaran Masyarakat (LP2M). Lembaga Pengembangan Dan Pembelajaran Masyarakat (LP2M) Merupakan Gerakan Yang Aktif Dalam Pengembangan Dalam Masyarakat. Acara Sosialisasi Diselenggarakan Pukul 08.00 Wib Di Kelurahan Batu Gadang Kecamatan Lubuk Kilangan, Tema Yang Di Angkat Dalam Sosialisasi Yang Diselenggarakan KPU Kota Padang Dengan Lembaga Pengembangan Dan Pembelajaran Masyarakat (LP2M) Adalah “Partisipasi Perempuan Dalam Pilkada Yang Bersih Dan Damai”, Dari Pihak KPU Kota Padang Sendiri Acara Dihadiri Oleh Komisioner KPU, Kasubag Teknis Beserta Staf KPU Kota Padang Lainnya. Tujuannya Dari Sosialisasi Yang Digelar Adalah, Guna Membangun Kesadaran Kritis Pemilih Perempuan Terhadap Hak Politik Dan Kemampuan Menganalisis Rekam Jejak Dan Janji Kampanye Calon Pemimpin Serta Untuk Mengingatkan Kepada Masyarakat Untuk Menggukan Hak Pilih Mereka Pada Tanggal 27 Juni Mendatang. Melalui Pendidikan Politik, Lembaga Pengembangan Dan Pembelajaran Masyarakat (LP2M) Akan Memastikan Bahwa Seluruh Perempuan Akar Rumput Di Wilayah Dampingan Akan Menggunakan Hak Politiknya. Selain Itu Lembaga Pengembangan Dan Pembelajaran Masyarakat (LP2M) Mendorong Pemilih Perempuan Untuk Ikut Berperan Dalam Penyelenggaraan Dan Pengawasan Pemilu Yang Bersih Dan Damai.Bersama Seluruh Pihak Menghindari Perkataan Sikap Dan Perilaku Dan Yang Memicu Konflik Dalam Pelaksanaan Pemilu. [Media-Center.1]

PPK LUBUK KILANGAN GELAR SOSIALISASI

PADANG- Rabu (2/05/2018) PPK Kecamatan Lubuk Kilangan Menggelar Kegiatan Sosialisasi Pemilih Pemula Dalam Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang Tahun 2018. kegiatan Sosialisasi Ini Diselenggarakan Di SMAN 14 Padang Peserta Berasal Dari Siswa-siswi Yang Sudah Termasuk Kepada Kategori Pemilih Pemula. Peserta Yang Hadir Diperkirakan Kurang Lebih Sebanyak 150 Orang. Rangkaian Kegiatan Yang Dilaksanakan Oleh PPK Kecamatan Lubuk Kilangan Juga Turut Mengundang Kapolsek Kecamatan Lubuk Kilangan, Camat Lubuk Kilangan, Danramil, Panwascam Dan Beserta Guru-guru Yang Mengajar Di SMAN 14 Padang. kegiatan Yang Dilaksanakan Oleh PPK Merupakan Agenda KPU Kota Padang Untuk Meningkatkan Jumlah Pemilih Pemula Di Kota Padang Beserta Untuk Mensosialisasikan Bahwa Pentingnya Menggunakan Hak Pilih Dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum.[Medoia-Center.1]