Berita Terkini

Baru 10 Partai Yang Terdaftar Di KPU Kota Padang

PADANG - KPU Padang Hanya Menerima Pendaftaran 19 Dari 31 Partai Politik (Parpol) Calon Peserta Pemilu 2019, Yang Mengajukan User Name Dan Password Sipol Ke KPU RI Hingga Batas Akhir Pendaftaran, Pukul 24.00 WIB, Senin (16/10/2017). Hanya 19 Partai Yang Menyerahkan Dokumen Persyaratan Pendaftaran Ke KPU Kota Padang, 9 Dari 19 Partai Masih Melakukan Perbaikan Kelengkapan Sampai Dengan Pukul 24.00 Malam Nanti, Artinya Ada 10 Partai Yang Dokumen Persyaratannya Sudah Diterima Dan Diberikan Tanda Terima Oleh KPU Kota Padang. Lima Partai Yang Mendaftar Sebelum Hari Terakhir Itu, Terang Riki, Berkas Yang Diserahkan Telah Sesuai Antara Data Di Sipol Dengan Bukti Fotocopy KTP Dan KTA Yang Diserahkan Ke KPU. Sedangkan Yang Mendaftar Di Hari Terakhir, Terang Dia, Sebagian Besar Tidak Ada Kecocokan Antara Data Di Sipol KPU RI Dengan Bukti KTP Dan KTA Partai Yang Diserahkan Ke Panitia Pendaftaran Di KPU Padang. “Sesuai Instruksi KPU RI, Bagi Parpol Yang Statusnya Sudah Mendaftar Dan Sedang Pemeriksaan Kelengkapan Dokumen Persyaratan Pendaftaran, Maka KPU Melanjutkan Pemeriksaan Kelengkapan Dokumen Tersebut Selama 1x24 Jam, Terhitung Sejak Pukul 24.00 WIB,” Ungkap Riki. Riki Berharap, Pengurus Partai Politik Baik Yang Berstatus Peserta Pemilu 2014 Maupun Partai Baru, Bisa Memperbaiki Ketidakcocokan Antara Data Di Sipol Dengan Bukti KTP Dan KTA Yang Diserahkan. Pantauan Di Hari Terakhir, Lima Anggota KPU Padang Mulai Dari Ketua M Sawati Hingga Anggota, Mahyudin, Candra Eka Putra, Riki Eka Putra Dan Yusrin Trinanda Beserta Sekretaris Dan Para Kasubag, Mengawal Proses Pendaftaran Hingga Penutupan Pukul 24.00 WIB. Juga Hadir Tiga Orang Anggota Panwaslu Padang Beserta Tim Yang Tampak Ikut Terlibat Langsung Memerika Kecocokan Dokumen Di Sipol Dengan Fotocopy KTP Dan KTA Yang Diserahkan Masing-masing Pengurus Partai Politik. Tak Jarang, Petugas Panwaslu Itu Menghentikan Proses Penelitian Berkas, Saat Mereka Anggap Ada Ketidakcocokan. Diketahui, KPU RI Secara Nasional Menutup Pendaftaran Partai Politik (parpol) Calon Peserta Pemilu 2019, Senin (16/10/2017), Pukul 24.00 WIB. Hal Sama Juga Dilakukan Di Tingkat Kabupaten/kota Di Seluruh Indonesia. Sebelumnya Telah Ditetapkan, Masa Pendaftaran Selama 14 Hari Oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Parpol Yakni Mulai 3-16 Oktober 2017. Dikutip Dari Laman Website KPU RI, Parpol Yang Terdaftar Di Kemenkumham Sebanyak 73, Namun Yang Mengajukan User Name Dan Password Sipol Ke KPU RI, Hanya 31 Parpol. Hingga Pukul 24.00 WIB, Dari 31 Parpol Tersebut, Sebanyak 27 Parpol Telah Mendaftar Dan 4 Parpol Sisanya Tidak Mendaftar. [Media Center KPU Kota Padang]

KPU Dan Camat Se-Kota Padang Sepakat Sosialisasikan Pilwako 2018

PADANG, - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Mengadakan Rapat Koordinasi Perihal Pembentukan PPK Serta PPS Dan Seretariat PPS Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang Tahun 2018, Selasa (17/10/2017). Dalam Hal Ini Ada Beberapa Kesepakatan Yang Disepakati Oleh KPU Kota Padang Dengan Camat Se-Kota Padang Untuk Lancarnya Proses Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota 2018. "Kesepakatan Itu Adalah KPU Kota Padang Akan Bekerjasama Dengan Camat Se-Kota Padang Untuk Mensosialisasikan Pilwako Padang Di Tingkat Kecamatan Serta Kelurahan," Jelas Ketua KPU Kota Padang, M. Sawati Selasa (17/10/2017). Selanjutnya M. Sawati Mengatakan Bahwa Bahwa Untuk Menjaga Dan Mengawasi Independensi PPK Dan PPS Ini Maka Sekretariat PPK Ditetapkan Di Kantor Camat, Dan Sekretariat PPS Di Kantor Lurah. "Untuk Rekrutmen Sekretariat PPK Dan PPS Diserahkan Menjadi Tanggungjawab Camat, Dan KPU Kota Padang Akan Menyurati Walikota Untuk Rekrutmen Sekretariat Itu," Tutup Sawati. [Media Center KPU Kota Padang]  

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, KPU Kota Padang Akan Gelar Jalan Sehat

PADANG, - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Akan Melaksanakan Gerakan Sadar Pemilu Dan Pilkada Serentak 2018 Dalam Bentuk Jalan Sehat Yang Direncanakan Pada Minggu (29/10/2017) Nanti. "Jalan Sehat Gerakan Pemilu Ini Direncanakan Akan Melibatkan Sekitar 500 Peserta Dari Berbagai Komunitas. Jalan Sehat Ini Akan Menempuh Jarak Sekitar 3,5 Km Atau Memakan Waktu Sekitar 43 Menit," Jelas M Sawati Juma't (13/10/2017) Di Kantor KPU Kota Padang. Ia Menambahkan Jalan Sehat Ini Akan Dimulai Dari Depan Kantor Gubernur Sumatra Barat Dilanjutkan Ke Jalan Ujung Gurun Lalu Menuju Jalan Veteran Dan Dilanjutkan Ke Jalan Jend. A. Yani Terus Ke Jalan Jend. Sudirman Dengan Finish Di Depan Kantor Gubernur Sumatra Barat. "Nanti Kita Juga Akan Ada Acara Hiburan, Bagi-bagi Doorprize," Katanya. M Sawati Berharap Dengan Adanya Jalan Sehat Gerakan Sadar Pemilu Dan Pilkada Serentak 2018 Ini Bisa Mengajak Dan Mengedukasi Masyarakat Akan Pentingnya Pemilu, Dan Bisa Meningkatkan Partisipasi Pemilih Dalam Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Pada 27 Juni 2018 Nanti. [Media Center KPU Kota Padang]  

Bimtek Penyelenggaraan Pilkada KPU Padang, Sekjen: Perencanaan Keuangan Harus Matang

PADANG - Sekjen KPU RI, Arif Rahman Hakim Mengingatkan Jajaran KPU Padang, Persoalan Terus Berulangnya Kejadian Perencanaan Keuangan Yang Tak Presisi. Sehingga, Terjadi Banyak Kali Revisi. Hal Ini, Tegas Arif, Harus Diantisipasi Sejak Dari Perencanaan, Sehingga Alokasi Anggaran Jadi Lebih Efektif. "Pengelola Keuangan, Seharusnya Banyak Belajar Untuk Tidak Mengulangi Kesalahan Masa Lalu (perencanaan Keuangan Tak Matang-red) Dalam Bekerja," Tegas Arif Saat Memberikan Arahan Pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang, Sabtu (9/9/2017) Di Matur, Agam. Selain Itu, Arif Menekankan, Proses Pengadaan Barang Dan Jasa, Juga Mengantisipasi Konflik Kepentingan. Kemudian, Pengadministrasian Keuangannya Juga Harus Diselesaikan Sebaik Mungkin. "Seluruh Proses Tahapan Baik Persoalan Teknis Pengadaan Maupun Penyelenggaraan Pemilihan, Mesti Didokumentasikan Secara Rapi Untuk Mengantisipasi Masalah Hukum Dikemudian Hari," Tegasnya. "Pengelolaan Arsip Dan Dokumen Yang Rapi, Akan Membantu KPU Dalam Menghadapi Masalah Hukum Itu Nantinya," Tambah Arif Dalam Bimtek Yang Diikuti Seluruh Komisioner KPU Beserta Jajaran Sekretariat Itu. Selain Itu, Arif Mengingatkan Jajaran Komisioner KPU, Untuk Tidak Bermain-main Dengan Prinsip Kemandirian Lembaga Penyelenggara Pemilu Ini. "Seluruh Komisioner, Mesti Memastikan Satker KPU Padang, Benar-benar Bekerja Dengan Prinsip Kemandirian Ini," Tegasnya. "KPU Eksis Karena Kepercayaan Masyarakat. Jadi, Kepercayaan Ini Mesti Terus Dirawat Dan Dijaga," Tambah Arif. Walau Penyelenggaraan Tahapan Pemilu Dilaksanakan Dibawah Tekanan, Terang Arif, Namun Penyelenggaraan Tahapan Harus Terus Diupayakan Terlaksana Dengan Gembira Dan Menyenangkan. Kemudian, Penyelenggaraan Setiap Tahapan Juga Mesti Dilaporkan Secara Berjenjang, Agar Ada Kesinambungan Kerja Antara Satker Kabupaten/kota Dengan Satker Atasan. "Sinergisitas Dengan stakeholder, Dilakukan Dalam Bentuk Kerjasama Yang Didahului Dengan Penandatanganan memorandum Of Understanding (MoU)," Terang Arif. "Sinergisitas Ini, Diharapkan Akan Dapat Mencapai Target Angka Partisipasi Pada Pemilihan Serentak 2018 Secara Nasional Sebesar 77,5 Persen," Terangnya. Mengantisipasi Tahapan Pemilihan Serentak 2018 Yang Beririsan Dengan Tahapan Pemilu Legislatif Dan Presiden, Jajaran KPU Diminta Untuk Melakukan Sejumlah Langkah Antisipasi, Guna Mengantasi Sejumlah Potensi Kerumitan. "Perlu treatment Yang Tepat, Mengelola Alokasi Personil Dalam Setiap Kegiatan Tahapan Yang Beririsan," Sarannya.[Media Center KPU Kota Padang]

​Download Aplikasi SiPadlih Untuk Ikuti Perkembangan Pilwako Padang

PADANG - Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Padang Meluncurkan Sebuah Aplikasi Yang Bernama SiPadlih Untuk Meyosialisasikan Tahapan Proses Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang 2018. Nama Aplikasi Ini Diambil Dari Nama Maskot Pilwako Kota Padang. Jadi, Jika Anda Ingin Mengikuti Bagaimana Perkembangan Proses Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang Periode 2018-2023, Maka Cukup Mendownload SiPadlih Melalui Playstore. "Jadi Dengan Aplikasi Ini Semua Jadi Mudah. Khususnya Bagi Warga Padang Yang Ingin Cari Informasi Tentang Proses Tahap Demi Tahap Pilwako Padang 2018," Jelas Sutrisno Selaku Kasubag Teknis Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Padang, Selasa (10/10/2017). Aplikasi SiPadlih Ini Menyajikan 6 Fitur Seperti Tahapan Pilwako, Berita, Fitur Pencalonan, Fitur Sosialisasi, Fitur Data Pemilih, Dan Maskot. [Media Center KPU Kota Padang]

​Jambore Demokrasi Pelajar, Puja: Kami Jadi Paham Pentingnya Berpartisipasi

PADANG - Simulasi Pelaksanaan Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Jambore, Jadi Pengalaman Berkesan Bagi Pramuka Penegak Yang Mengikuti Jambore Demokrasi Pelajar Yang Digelar KPU Padang, 6-8 Oktober 2017 Di Lemdadika Padang Besi. Dari Semula Awam Sekarang Jadi Paham Apa Pesta Demokrasi Itu. “Sebelumnya, Saya Cuma Tahu Pemilihan Umum Itu Hanya Sekadar Memilih Dan Mencoblos Saja. Setelah Mengikuti Jambore Demokrasi Pelajar Selama 3 Hari, Saya Jadi Tahu Dan Mengerti, Bagaimana Tahapan Dari Proses Pemilihan Umum Itu Sendiri,” Jelas, Pujayanti Yang Jadi Utusan SMAN 14 Padang, Minggu (8/10/2017). Selama Tiga Hari Jambore, Peserta Memang Dikenalkan KPU Padang Tentang Detail Tata Cara Pemilihan. Mulai Dari Tahapan Persiapan, Pencalonan, Kampanye Hingga Rekapitulasi Penghitungan Suara. Tahapan Ini, Menduplikasi Tahapan, Program Dan Jadwal Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang Pada Pemilihan Serentak 2018 Ini. Menurut Pujayanti, Selama Tiga Hari Itu Dia Dan Peserta Lainnya Diajarakan Secara Rinci Tahapanan Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota. “Kami Diajarkan Jadi Penyelenggara Pemilihan, Diajarkan Bagaimana Tata Cara Untuk Melakukan Pencalonan, Proses Pendaftaran, Proses Penetapan Dan Lainnya,” Tambah Puja. Hal Senada Dikatakan Ema Melia Fitri, Utusan SMA Taman Siswa. Menurutnya, Mengikuti Jambore Demokrasi Pelajar Ini, Dia Jadi Antusias Untuk Ikut Aktif Dalam Menyukseskan Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang Yang Pencoblosannya Akan Digelar 27 Juni 2018 Nanti. “Saya Terpanggil Untuk Ikut Aktif Dalam Menyukseskan Proses Pilwako Padang 2017 Dan Pemilu Serentak 2019 Nanti. Sebagai Generasi Muda Dan Pemilih Pemula, Ternyata Kita Juga Punya Hak Dan Kewajiban Untuk Menentukan Bagaimana Wajah Kepemimpinan Di Padang Untuk Lima Tahun Kedepan,” Tukasnya. Keawaman Soal Pemilihan Serentak Ini, Juga Diungkapkan Marianti Safitri, Yang Jadi Utusan SMA Dian Andalas. Dia Mengatakan, Sebelumnya Juga Tidak Tahu Apa Itu Komisi Pemilihan Umum (KPU). Setelah Mengikuti Jambore Demokrasi Pelajar Ini, Dia Mengaku, Jadi Tahu Apa Itu KPU, Fungsi Dan Tugasnya. “Semoga Di Tahun-tahun Berikutnya, Acara Seperti Ini Rutin Dilaksanakan,” Harapnya. [Media Center KPU Kota Padang]