Berita Terkini

Ketua KPU Padang Ajak Masyarakat Gali Informasi Di Rumah Pintar Pemilu

PADANG, - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Muhamad Sawati Mendorong Masyarakat Kota Padang Memanfaatkan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Kota Padang Untuk Memperoleh Informasi Seputar Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang 2018 Serta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. "Masyarakat Harus Tahu Bagaimana Menggunakan Hak Pilih Dengan Baik. Semua Akan Difasilitasi Di Sini. Keberadaan Rumah Pintar Pemilu Merupakan Salah Satu Upaya Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Agar Berpartisipasi Dalam Pemilu. Semua Masyarakat Kami Terima Di Rumah Pintar Pemilu Ini, Dan Kami Siap Memberikan Keterangan Dan Informasi Yang Dibutuhkan Masyarakat," Ujarnya Di Kantor KPU Kota Padang, Jumat (20/10/2017). Sawati Mengimbau Masyarakat, Akademisi, Siswa-siswi, Dan Mahasiswa Agar Memanfaatkan Rumah Pintar Pemilu Yang Ada Di Kantor KPU Kota Padang Sehingga Pemahaman Mengenai Demokrasi, Politik Dan Sistem Pemilih Dapat Bertambah. Di Rumah Pintar Pemilu Sudah Disiapkan Informasi Baik Dalam Bentuk Dokumen Tertulis, Foto, Alat Peraga Serta Berbagai Aktivitas Supaya Masyarakat Mengetahui Tentang Pemilu. "Rumah Pintar Pemilu Merupakan Program KPU Pusat Yang Bertujuan Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Terutama Bagi Pemilih Pemula," Katanya. Dalam Beberapa Kali Pemilu Jumlah Partisipasi Pemilih Di Kota Padang Cukup Rendah Yakni, Berkisar Pada Angka 50 Sampai 60 Persen, Padahal KPU Pusat Menargetkan Partisipasi Sebesar 77,5 Persen. Oleh Sebab Itu, Selain Untuk Memberi Informasi Tentang Pemilu, Rumah Pintar Pemilu Ini Juga Diharapkan Bisa Meningkatkan Partisipasi Pemilih.[Media Center KPU Kota Padang]

KPU Padang Gelar Verifikasi Dokumen 18 Parpol Calon Peserta Pemilu 2019

PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Kamis (26/12/017), Mulai Lakukan Verifikasi Dokumen Administrasi Terhadap 18 Partai Politik (parpol) Calon Peserta Pemilu 2019 Yang Mendaftar Pada Rentang Waktu 3-16 Oktober 2017. “Dokumen 18 Partai Yang Diverifikasi Itu Adalah Perindo, PDIP, Nasdem, Gerindra, PKS, PSI, Golkar, PKPI, PAN, Garuda, PPP, Hanura, Republik, PIKA, PBB, PKB, Demokrat Serta Partai Berkarya,” Ungkap Ketua Divisi Hukum KPU Padang, Riki Eka Putra Didampingi Yunes Prawira Darma (Kasubag Hukum KPU Padang), Kamis (26/10/2017). Dikatakan Riki, Verifikasi Administrasi Itu Akan Dilakukan Hingga 15 November 2017. “Dalam Verifikasi Ini, Kita Melakukan Pencocokan Daftar Nama Anggota Parpol Dengan Salinan Bukti KTA Dan KTP Serta Mendeteksi Kegandaan Anggota Yang Didaftarkan. Apakah Ada Yang Terdaftar Di Partai A Sekaligus Di Partai B,” Jelas Riki. Ditambahkan Yunes, Setelah Dilakukan Penelitian Administrasi, Nantinya Akan Dilakukan Konfirmasi Pada Partai Politik. “Bila Terjadi Kekurangan KTA Dan KTP Atau Ada Temuan Ganda, Maka Kita Akan Beri Waktu Dua Minggu Untuk Masa Perbaikan Dari 18 November Hingga 1 Desember 2017,” Terang Yunes. Kemudian, Setelah Dinyatakan Lolos Verifikasi Administrasi, Tahapan Selanjutnya Adalah Nantinya Verifikasi Faktual. Tahapan Pendaftaran Parpol Calon Peserta Pemilu 2019 Yang Tersisa Yakni Penelitian Administrasi Di Tingkat Kabupaten/kota Yang Berlangsung 17 Oktober -15 November 2017. Kemudian, Verifikasi Faktual Di Kabupaten/kota Akan Diadakan Pada 15 Desember 2017 - 4 Januari 2018. Selanjutnya, Pada Tanggal 17 Februari 2018 Dilakukan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2019. [Media Center KPU Kota Padang]

180 Orang Ikut Ujian Tertulis Calon Anggota PPK Pilwako Padang

PADANG, - Sebanyak 180 Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang 2018 Melaksanakan Tes Tertulis Di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Univeristas Negeri Padang (UNP) Kamis (26/10/2017). Dalam Sambutanya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Muhamad Sawati Mengatakan Bahwa KPU Kota Padang Membutuhakan 55 Orang Tenaga PPK Di Kota Padang Atau 5 Orang Tiap Kecamatan Untuk Membantu Pihaknya Menyukseskan Penyelenggaraan Pilwako Padang Yang Akan Dilaksanakan Pada 27 Juni 2018 Nanti. "Nanti, 55 Orang Inilah Yang Akan Menjadi Perpanjangan Tangan KPU Kota Padang Dalam Penyelengaraan Pilwako Padang 2018. PPK Ini Boleh Dikatakan KPU-nya Kecamatan," Jelas Sawati Didampingi Candra Eka Putra (Kordiv Teknis KPU Padang), Lucky Dharma Yuli Putra (Sekretaris KPU Padang). Lebih Lanjut Sawati Mengatakan, Semua Kandidat Yang Ikut Tes Tertulis Ini Adalah Orang-orang Terbaik. Namun KPU Kota Padang Hanya Akan Menerima 5 Orang Saja. "Pada Tahap Ini, Panitia Akan Menjaring Para Peserta Menjadi 10 Besar, Dan Dari 10 Besar Itulah Nanti Yang Akan Kita Tetapkan Menjadi Anggota PPK Sebanyak 5 Orang Per Kecamatan," Terang Sawati. Hasil Ujian Tertulis Ini Akan Diumumkan Di Website KPU Kota Padang (kota-padang.kpu.go.id) Serta Di Fanpage Facebook KPU Kota Padang Pada 28 Oktober 2017. Tahap Selanjutnya Yakni Tanggal 1 Sampai 3 November 2017 Akan Dilaksanakan Tes Wawancara. Pada Kesempatan Itu, Panitia Juga Membagikan Kupon Jalan Sehat Gerakan Sadar Pemilu Dan Pilkada Serentak 2018 Yang Akan Dilaksanakan Pada Minggu 29 Oktober 2017 Kepada Peserta Ujian.[Media Center KPU Kota Padang]

KPU Padang Manfaatkan Media Sosial Tingkatkan Partisipasi Pemilih

PADANG, - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Muhammad Sawati Menyatakan Pihaknya Membutuhkan Dukungan Media Guna Menyosialisasikan Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang 2018. "Apakah Itu Media Cetak, Media Elektronik Atau Media Sosial. Media Menjadi Harapan Kita Untuk Dapat Memberikan Pemahaman Pentingnya Partisipasi Masyarakat, Khususnya Pemilih Pemula," Katanya Di Padang, Rabu (25/10/2017) Di Kantor KPU Kota Padang. Dia Menilai, Sosialisasi Melalui Media Cukup Efektif Karena Penyebaran Beritanya Yang Luas Yang Bisa Menjangkau Semua Kalangan, Cepat Dan Pembacanya Juga Beragam. Apalagi, Lanjutnya, Informasi Saat Ini Dapat Dilihat Dengan Menggunakan Telepon Pintar Sehingga Informasi Bisa Diterima Dan Dibaca Dimana Saja Dalam Waktu Yang Lebih Singkat. "Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih, Sosialisasi Harus Ditingkatkan Dan Media Merupakan Salah Satu Wadah Untuk Mewujudkan Hal Itu. KPU Padang Telah Menggencarkan Sosialisasi Pilwako Kota Padang 2018 Melalui Media Sosial," Tambah Sawati Saat Ini KPU Kota Padang Memiliki Beberapa Media Untuk Menyosialisasikan Tahapan Dan Proses Pilwako Kota Padang 2018 Kepada Masyarakat. Beberap Media Itu Seperti Website KPU Kota Padang Yang Lamannya Bisa Dikunjungi Di "kota-padang.kpu.go.id", Kemudian Juga Ada Akun Fanpage Facebook Yang Bisa Dilihat Di "Kpu Kota Padang", Ada Pula Aplikasi Pemilu "SiPadlih" Yang Dapat Diunduh Melalui Smartphone, Lalu Juga Ada Akun Instagram Dengan Alamat "kpu_kota_padang", Dan Terakhir Juga Ada Akun Twitter Dengan Dengan Alamat "KPU_Kota_Padang".[Media Center KPU Kota Padang]

Jalan Sehat KPU Padang Libatkan Duta Demokrasi

PADANG, - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Melibatkan Duta Demokrasi Kota Padang Muhamad Arifin Dan Anisah Junaidi Pada Gelaran Jalan Sehat Gerakan Sadar Pemilihan Umum Dan Pilkada Serentak 2018 Yang Akan Dilaksanakan Pada Minggu 29 Oktober 2017 Nanti. Kasubag Teknis KPU Kota Padang Sutrisno Mengatakan Duta Demokrasi Ini Adalah Pelajar Yang Sudah Berstatus Pemilih Pemula Yang Terpilih Menjadi Walikota Dan Wakil Walikota Jambore Ketika Acara Jambore Demokrasi Pelajar Yang Dilaksanakan Oleh KPU Kota Padang Di Lemdadika Padang Basi Pada Tanggal 6 S/ 8 Oktober 2017 Lalu. "KPU Kota Padang Sengaja Menggandeng Duta Demokrasi Kota Padang Ini Untuk Menyosialisasikan Pilwako Kota Padang 2018 Agar Para Pemilih Pemula Dan Kawan-kawanya Yang Lain Tau Dan Mengerti Betapa Pentingnya Untuk Ikut Menentukan Siapa Yang Akan Memimpin Kota Padang Untuk 5 Tahun Kedepan, Dan Ditambah Lagi Tingkat Partisipasi Pemilih Pemula Di Kota Padang Termasuk Rendah, Diperkirakan Tingkat Partisipasi Mereka Tidak Mencapai Angka 50%," Tambah Rino. Dia Menilai, Pemilih Pemula Ini Harus Tau Bahwa Partisipasi Mereka Dalam Menentukan Pilihan Siapa Yang Akan Menjadi Walikota Dan Wakil Walikota Padang Pada 27 Juni 2018 Nanti Akan Berpengaruh Misalnya Dalam Menentukan Arah Kebijakan Pemerintah Kota Padang Di Bidang Pendidikan. "Nanti Pada Acara Jalan Sehat Gerakan Sadar Pemilu Dan Pilkada Serentak 2018, Kita Akan Memberi Panggung Kepada Duta Demokrasi Kota Padang Ini Untuk Berorasi Menyampaikan Betapa Pentingnya Para Pemilih Pemula Untuk Aktif Menyukseskan Pilwako Kota Padang 2018," Katanya. Rino Mengatakan Bahwa KPU Kota Padang Akan Mendanai Kegiatan Duta Demokrasi Kota Padang Ini, Jika Mampu Membuat Sebuah Acara Dan Mengumpulkan Banyak Orang Dalam Ruang Terbuka Untuk Menyosialisasikan Proses Dan Tahapan Pilwako Kota Padang 2018. "Kita Akan Danai Kegiatan Itu, Karena KPU Kota Padang Memiliki Anggaran Dana Untuk Sosialisasi Pilwako Kota Padang 2018," Ungkap Rino.[Media Center KPU Kota Padang]

185 Calon Anggota PPK Lulus Penelitian Administrasi

PADANG, - Sebanyak 185 Orang Warga Kota Padang Dinyatakan Lulus Seleksi Penelitian Administrasi Untuk Menjadi Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Padang 2018. “Sejak Dibuka Penerimaan Pendaftaran Calon Anggota PPK Pada 18 Oktober 2017 Hingga Masa Penutupan Pendaftaran, 21 Oktober 2017, KPU Kota Padang Menerima Sebanyak 189 Pendaftar, Tapi Yang Lulus Penelitian Administrasi Sebanyak 185 Orang,” Kata Riki Eka Putra Ketua Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Senin (23/10/2017). Selanjutnya, KPU Kota Padang Masih Akan Melakukan Serangkaian Verifikasi, Diantaranya Yaitu Ujian Tertulis, Ujian Wawancara, Dan Terakhir Baru Akan Dinyatakan Lulus Menjadi Anggota PPK. “Pengumuman Lolos Penelitian Administrasi Pada Senin, 23 Oktober 2017 Dapat Dilihat Di Web Resmi KPU Kota Padang, Yaitu kota-padang.kpu.go.id. Ujian Tertulis Akan Dilaksanakan Pada 26 Oktober 2017, Dan Hasilnya Akan Diumumkan Pada 28 Oktober 2017, Dan Setelah Itu Kita Akan Lakuakn Wawancara Yang Akan Dilaksanakan Pada 1 S/d 3 November 2017,” Terang Riki. Dikatakan Riki, KPU Kota Padang Hanya Akan Menerima 55 Orang Anggota PPK Untuk Pilwako Kota Padang 2018, Dimana Kebutuhannya 5 Orang Untuk Tiap Kecamatan. “Dengan Ada 11 Kecamatan, Maka Kami Hanya Membutuhkan 55 Orang PPK Untuk Pilwako Kota Padang. Mudah-mudahan Kami Mendapatkan Penyelenggara Yang Berintegritas Dan Semakin Berkualitas,” Tuntas Riki.[Media Center KPU Kota Padang]