Berita Terkini

KPU Kota Padang Gelar Kursus Pemilu Warga Net Kota Padang

Padang- KPU Kota Padang Menggelar Kursus Pemilu Bersama Dengan Warganet Yangv Aktif Dalam Bermedia Sosial. Syarat Menjadi Warga Net Yakni Follower KPU Kota Padang Yakni FB, Twitter Dan IG. Acara Yang Di Laksanakan Di Salah Satu Cafe Di Kota Padang Ini Pada Hari Kamis (25/10/2019) Di Sikola Cafe Jalan KisMangunsarkoro Padang. Agenda Ini Tidak Lain Adalah Upaya KPU Kota Padang Untuk Mensukseskan Pemilu 2019 Dengan Terus Giat Melakukan Sosialisasi Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Di Kota Padang. Tujuan Dari Agenda KPU Kota Padang Mengangkat Tema Warganet Bertujuan Sebagai Media Sosialisasi Bagi Kita Semua. Bagi Peserta Kita Akan Menantang Untuk Menulis Dan Diterbitkan Di Media Kpu Serta Kopi Darat Yang Dilakukan Sebagai Lembaga Literasi Nantinya. Sutrisno Kasubag Teknis & Parmas KPU Kota Padang Yang Menjadi Moderator Dalam Program Ini Menyampaikan Tujuan Dari Kegiatan Ini Adalah Untuk Mendorong Anak Muda Yg Beraktivitas Di Media Bisa Mendorong Partisipasi Politik Masyarakat Sesuai Dg RPJM Menjadi 75%. Pada Pilkada Kemarin Baru 63%. Masing Ketinggalan 14%. Kita Juga Berharap Anak Muda Di Media Sosial Juga Tidak Hanya Buat Status 2 Curhat Saja Namun Bisa Memberikan Informasi Di Media Sosial Juga Bisa Mendapatkan Informasi Yg Tepat. Di Kursus Warganet Juga Kita Juga Berkontribusi Kpd Bangsa Negara. Viral Media Sosial Sebagai Kontribusi Positif. Kita Berharap Ada Kontribusi Nyata Yg Jelas Hanya Sekedar Status Alay. Kita Bisa Mengembangkan Informasi Yg Jelas Dg Kutipan Penulis Asli Jangan Jadi Plagiat. Kegiatan Ini Dengan Menghadirkan Narasumber Komisioner KPU Kota Padang Divisi Parmas Mahyudin, S.Ag KPU Kota Padang Sengaja Mengangkat Acara Seperti Ini Dengan Maksud KPU Melihat Anak Muda / Generasi Milenia. Sebagai Generasi Penerus Yg Mendominasi Media Sosial. Harapan Bagi Menginformasikan Semua Kegiatan Yg Peduli Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Demokrasi Yg Saat Ini. Kebiasaan Anak Muda Sebagai Generasi Merunduk Yg Tidak Peduli Dan Tidak Kenal Dg Lingkungan Tempat Tinggal. Anak Muda Harus Melek Politik Karena Pemilih Secara Menyeluruh 20% Adalah Suara Anak-anak Muda. Partisipasi Pemilih Dikota Padang Sebesar 60%. Persentase Ini Artinya Kemenangan Walikota Kemarin Hanya Sebesar 40% Yg Menjadi Keterwakilannya Warga Kota Padang. Ini Bisa Jadi Masalah Besar Tuntut Sana Dan Sini Dengan Kondisi Dukungan Yg Tidak Penuh. Juga Diragukan Pemerintah Berjalan Bisa Banyak Tuntutan Dan Larangan. Arti Pemilu Secara Umum Seperti Pemilu Dewan Perwakilan Daerah Dan Presiden Dan Pemilihan Kepala Daerah. Kita Sebagai Pemilih Perlu Banyak Baca Tentang Calon Pemimpin Dan Wakil Rakyat Mengenai Trak Record Mereka. Tau Visi Misi Dari Mereka. Kita Jangan Malu Jika Rendahnya Partisipasi Masyarakat Dalam Memilih. Sebagai Warga Net Kita Mempunyai Kewajiban Untuk Menghiraukan Ini. Kita Telah Masuk Dalam Masa Kampanye Mulai Dari 23-09-2018 SD 13-04-2019. Dengan Bentuk Kampanye Ada Pertemuan Tatap Muka Terbatas, Dialog & Diskusi Dan Rapat Umum, Mahayudin [Media-Canter.1]

PEMILU DAN DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF PEREMPUAN (Mimbar Demokrasi Perempuan Dalam Panggung Politik)

PADANG-dalam Kegiatan KPU Kota Padang Untuk Mensosialisasikan Pendidikan Pemilih Dalam Rangka Pemilu Tahun 2019, Salah Satu Agenda Yang Sekarang Dijalankan Oleh KPU Kota Padang Adalah KPU GOES TO SCHOOL. Kali Ini KPU Kota Padang Menjalin Kerjasama Dengan Pusat Studi Humaniora (PSH) Universitas Andalas Yang Di Gelar Pada Hari Selasa (23/10/2018) Yang Dilaksanakan Di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Acara Tersebut Digelar Pada Pukul 10.00 Wib Dengan Narasumber Dari KPU Provinsi Dan Akademisi Universitas Andalas. Ketua PSH Hari Effendi Iskandar, SS. M.A Memberikan Kata Sambutan Sekaligus Dengan Adanya Kerjasama Ini Akan Menjadi Perubahan Yang Lebih Baik Kedepannya Dan Akan Menjadi Suatu Lompatan Yang Besar Nantinya Bagi Mahasiswa-mahasiswi Dan Pusat Studi Humaniora Ketua KPU Kota Padang M.Sawati Membuka Acara Dan Sekaligus Melakukan Penandatanganan MOU Kerjasama Dengan Pusat Studi Humaniora (PSH) Dalam Acara Tersebut Diselenggarana Pembacaan Tulisan Yang Dilakukan Oleh Mahasiswi Untuk Mewakili Perempuan Dalam Tema Yang Di Usung Oleh KPU Kota Padang. Kegiatan Pendidikan Pemilih Ini Didesain Agar Para Perempuan Dapat Mengekspresikan Pandangan Maupun Gagasannya Tentang Pemilu Dan Demokrasi, 10 Orang Mahasiswa Yang Tampil Di Mimbar Merupakan Mahasiswa Yang Dipilih Atas Dasar Essai Yang Telah Direview Oleh PSH Dari 30 Mahasiswa Yg Mengajukan Essai. Sebagai Bentuk Penghargaan Perempuan Gagasan Mereka Direncanakan Akan Diterbitkan Oleh RPP KPU Padang Bersama PSH Setelah Direview Ulang Oleh PSH. Dr. Zurmalis Sebagai Moderator Menyampaikan “ Bicara Perempuan Yang Terjadi Saat Ini Banyak Kasus Persoalan Perempuan Menjadi Masalah Krusial Dalam Politik. Dengan Adanya Seminar Ini Akan Membangkitkn Semangat Perempuan Untuk Masa Depan, Posisi Perempuan Menjadi Tulang Punggung Dan Tulang Rusuk. Bagi Kebudayaan Minangkabau Ada Posisi Posisi Yang Kuat Dalam Adat, Ketika Ada Peralihan Dalam Kondisi, Masa Sekarang Perempuan Harus Ada Kuata Dalam Ruang Legislatif Untuk Panggung Politik Saat Ini. Dr. Selistyawati Akedimis Unand, PEREMPUAN Menyimpan Kata empu Yang Mempunyai Arti Pemimpin (raja), Orang Pilihan, Ahli, Yang Pandai, Pintar Dengan Segala Sifat Keutamaan Yang Lain Alquran Menyebut Perempuan Dengan Annisa' Atau Ummahat yang Sama Dengan ibu. Fase Yang Luarbiasa Dalam Perkembangan Perempuan Dalam Politik Disaat Ini. Dinamika Ini Kebutuhan Perempuan Dalam Politik Yang Terjadi Dalam Kondisi Sekarang Sangatlah Minim. Suara Laki-laki Belum Tentu Mengedepankan Kepentingan Perempuan Dan Untuk Saat Ini Sangatdibutuhkan Peran Aktif Perempuan Dalam Panggung Politik. Kesadaran Berpolitik Merupakan Salah Satu Aspek Penentu Praktik Politik Yang Tidak Dapat Dikaitkan Dengan Pendidikan Secara Langsung, Tetapi Terkait Pada Pendidikan Dalam Keluarga. Yanuk Sri Mulyani, SH. M.Si Yang Bertindak Sebagai Narasumber Dari KPU Provinsi Menjelaskan Bentuk Keikutsertaan Seseorang Dalam Aktifitas Politik. Yaitu: Keikutsertaan Seseorang Dalam Lembaga Pengambilan Keputusan Atau Lembaga Negara Yang Dipilih Melalui Mekanisme Pemilihan; Keikutsertaan Secara Langsung Seseorang Di Dalam Suatu Partai Politik Atau Organisasi Politik; Keikutsertaan Seseorang Secara Aktif Dalam Kegiatan Politik Tanpa Menjadi Anggota Suatu Organisasi Politik; Keikutsertaan Seseorang Dalam Pemilihan Umum Untuk Merekrut Orang-orang Untuk Menduduki Jabatan Politik. KPU Kota Padang Mengucapkan Terima Kasih Pusat Studi Humaniora (PSH) Universitas Andalas Padang Atas Kerjasamanya Dalam Kegiatan Mimbar Demokrasi Perempuan Dengan Tema Pemilu Dan Demokrasi Dalam Perspektif Perempuan.[Media-Center.1]

​PENDIDIKAN PEMILIH BAGI DISABILITAS “PEMILU 2019 RAMAH DISABILITAS”

PADANG-KPU Kota Padang Pada Hari Jum’at (19/10/2019) Menggelar Sosialisasi Bagi Disabilitas Bersama PPDI Kota Padang Dalam Rangka Mensukseskan Pemilu 2019 Yang Akan Digelar Pada 17 April 2019 Nanti. Acara Yang Digelar Di Gedung Serbaguna Koperasi Kota Padang Yang Dimulai Pada Pukul 14.00 Wib Dengan Menghadirkan Komisioner KPU Kota Padang Chandra Eka Putra, Yusrin Trinanda, Riki Eka Putra Sekretaris KPU Kota Padang Lucky Dharma Yuli, Kasubag Teknis Sutrisno, Kasubag Hukum Yunes Prawira Dan Staf KPU Kota Padang. Dalam Acara Sosialisasi Yang Di Moderatori Oleh Kasubag Teknis Sutrisno Dengan Narasumber Komisioner KPU Kota Padang Chandra Eka Putra, Div. Teknis, Riki Eka Putra Div. Hukum Dan Ketua PPDI Kota Padang, Ketua PPDI Menyebutkan Dalam Kesempatan Tersebut Bahwa “Bagi Disabilitas Mental Mutlak Didampingi Dalam Pemilihan Nanti Untuk Memahami Dan Berharap KPU Dapat Menfasilitasi Serta Pelayanan Yang Khusus Pada Penyandang Disabilita. Pada Pemilihan Kemaren KPU Kota Padang Telah Memberikan Informasi Dan Sudah Memberikan Kemajuan Pada Pemilihan-pemilihan Sebelumnya. Dan Pastikan Bagi Penyandang Disabilitas Untuk Mendorong Panitia KPPS Untuk Memastikan Fasilitasi Dan Menjadi TPS Yang Ramah Bagi Para Penyandang Disabilitas. Melalui Komunitas Ini Kita Semua Juga Dapat Mendorong Teman-teman Para Penyandang Disabilitas Untuk Menggunakan Hak Suaranya Karena Kita Telah Didampingi Oleh KPU Kota Padang Dan Disediakan Fasilitas Yang Khusus Bagi Para Penyandang Disabilitas. Berharapa Nanti KPU Memberikan Simulasi Untuk Mengenalkan Kepada Kita Dan Dapat Merasakan Secara Lansung Nanti Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 Tanpa Adakesalahan.Untuk Hak Memilih Lebih Mudah Dilaksanakan. Sutrisno, Masukan Yang Diberikan Oleh Ketua Fortuni Tentang Pemilu Akses, Hal-hal Tersebut Menjadi Masukan Yang Besar Bagi KPU Untuk Memperluas Partisipasi Politik Dengan Mempermudah Bagi Para Penyandang Disabilitas Untuk Menggunakan Hak Pilihnya Untuk Pemilu 2019. Riki Eka Putra Yang Bertindak Sebagai Narasumber Juga Menyampaikan” Partisipasi Penyandang Disabilitas Dalam Pemilu Merupakan Tonggak Kesusksesan Pemilu Di Kota Padang, Pemilu Dikota Padang Kalau Tidakdapaat Menjangkau Penyandang Disabilitas Akan Berbahaya Bagi Pemilu Di Kota Padang Dan Negara,KPU Kota Padang Bersyukur Karena Para Penyandang Disabilitas Yang Ada Di Kota Padang Mempunyai Partisipasi Sangat Tinggi Dalam Pemilu Yang Diselenggarakan Di Kota Padang. Syarat Untuk Memilih Sudah Berusia 17 Tahun, Atau Sudah Menikah, Dan Sudah Memiliki KTP-E . Dalam Acara Sosialisasi Yang Bertajuk Pendidikan Pemilih Bagi Disabilitas Pemilu 2019ramah Disabilitas Ini Dihadiri Sebanyak 100 Orang Dari Para Penyandang Disabilitas Yang Tergabung Dalam PPDI Kota Padang. Riki Eka Putra Juga Menyampaikan Kepada Para Peserta Yang Hadir Tentang Pendidikan Pemilih Supaya Untuk Terus Meningkatkan Partisipasi Dalam Pemilihan Umum Karena Hasil Dari Pemungutan Suara Sangat Erat Kaitan Dengan Pemimpin Yang Akan Memimpin Kita Nanti Dan Mengajak Seluruh Penyandang Disabilitas Untuk Menggunakan Hak Pilihnya Pada Hari Rabu Pada Tanggal 17 April 2019.Nanti Akan Terdapat 5 Surat Suara Yang Terdiri Dari Presiden Dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kab Dan Akan Diberikan Templat Semacam Alat Bantu Sebanyak 5 Buah Sebanyak Surat Suara Untuk Penyandang Disabilitas. Serta Menanyakan Secara Langsung Kepada Para Penyandang Disabilitas Apakah Sudah Pernah Melakukan Pemilihan Pada Pemilu Sebelumnya Dan Kebanyakan Dari Para Penyandang Disabilitas Mereka Tidak Terdaftar Pada Data Penduduk Karena Alasan Baru Pindah Ke Kota Padang. Apapun Disabilitas Yang Disandang Harus Tetap Menggunakan Hak Pilihnya Pada 17 April, Karena Pemimpin Yang Kita Pilih Nanti Akan Menentukan Keseluruhan Dalam Pembangunan Dan Kemajuan Bangsa Ini, Dan Mempercayakan Kepemimpinan Melalui Mekanisme Kita Melalui Pemilu, Riki Eka Putra. Dalam Sesi Tanya Jawab Penyandang Disablitas Berharap Para Penyandang Disabilitas Kabupaten Dan Kota Yang Lain Mendapat Perlakukan Yang Sama Dengan Para Penyandang Disabilitas Yang Ada Dikota Padang Yang Dilakukan Oleh KPU Kota Padang Saat Inidan Berharap Kedepannya Tidak Hanya Sebatas Wacana Dan Berlanjut Terus Kedepannya, Dan Selanjutnya Berharap Secara Fisik KPU Kota Padang Juga Memperhatikan Para Penyandang Disabilitas.[Media-Center.1 KPU Kota Padang].

KPU KOTA PADANG TERJUNKAN TIM GMHP UNTUK MEMASTIKAN MASYARAKAT KOTA PADANG TERDAFTAR DALAM PEMILU TAHUN 2019

PADANG- Demi Memastikan Masyarakat Kota Padang Terdaftar Di Pemilu Tahun 2019, KPU Kota Padang Lakukan Pengecekan Data Pada Masyarakat Secara Langsung Yang Dilakukan Oleh Kasubag Program Dan Data Bersama Staf Dengan Membagi 2 Tim Yang Terdiri Dari 4 Orang Kelapangan Pada Hari Selasa (16/10/2019). Dalam Kegiatan Tersebut KPU Kota Padang Memilih Tempat-tempat Keramaian, Lokasi Yang Menjadi Target Yaitu Pasar-pasar Yang Ada Di Kota Padang. Pada Hari Pertama Tim Yang Turun Memilih Lokasi Pasar Bandar Buat Di Kecamatan Lubuk Kilangan Dan Pasar Siteba Di Kecamatan Nanggalo. Teknis Kegiatan Yang Dijalankan Dilapangan, Tim Membagikan Brosur Yang Menyampaikan Pesan Tentang Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP), Serta Mengingatkan Masyarakat Untuk Mengecek Data Diri Mereka Dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Tim KPU Kota Padang Juga Membantu Secara Langsung Untuk Mengecek Data Masyarakat Dengan Meminta Menunjukan KTP Dan Melakukan Pengecekan Online Bagi Masyarakat Yang Tidak Mengerti Dalam Menggunakan Internet, Hal Itu Dilakukan Untuk Memastikan Apakah Nama Mereka Sebagai Pemilih Sudah Tercantum Dalam DPT Atau Belum Dan Juga Menyampaikan Kepada Masyarakat Untuk Pengecekan Data Diri Bisa Dilakukan Dengan Mendatangi Kantor Kelurahan Tempat Domisili. Dilapangan, Tim Yang Diturunkan Oleh KPU Kota Padang Tidak Menemukan Masyarakat Kota Padangyang Belum Terdaftar Di DPTpada Pemilu Tahun 2019, Hanya Yang Ditemukan Dilapangan Masyarakat Pendatang Yang Bekerja Dipadang Tidak Terdaftar Di DPTdan Belum Mengurus Sutar Pindah Sehingga KPU Kota Padang Meminta Untuk Mengurus Ke Disdukcapil Terlebih Dahulu Jika Ingin Menjadi Pemilih Di Kota Padang. Bagi Masyarakat Yang Belum Terdaftar Nantinya Akan Dimasukan Pada DPT Perbaikan. Kegiatan Turun Kelapangan Ini Akan Terus Dilakukan Beberapa Hari Kedepan Oleh KPU Kota Padang Dengan Menargetkan Pasar-pasar Yang Ada Di Kota Padang.[Media-Center.1]

​KPU GOES TO CAMPUS, KPU Kota Padang Ajak Mahasiswa UNP Sukseskan Pemilu 2019

KPU GOES TO CAMPUS, KPU Kota Padang Ajak Mahasiswa UNP Sukseskan Pemilu 2019   PADANG- Dalam Rangka KPU GOES TO CAMPUS, KPU Kota Padang Jumat (12/10/2018) Membuat Kerjasama Penandatanganan MOU Sekaligus Pendidikan Pemilih Bersama Universitas Negeri Padang Fakultas FIS Jurusan Sosiologi. Mahasiswa Adalah Generasi Muda Terpilih. Karena Orang-orang Terpilih, Mahasiswa Diharapkan Jadi Pemimpin Bangsa Di Masa Depan. Hal Itu Dikatakan Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati Pada Talk Show Bertemakan "Peran Mahasiswa Sukseskan Agenda Demokrasi" Dalam Agenda KPU Padang Goes To Campus Di Jurusan Sosiologi FIS UNP, Dalam Talk Show Yang Dipandu Kasubag Teknis KPU Padang, Sutrisno Itu, Juga Hadir Sebagai Pembicara, Dosen Sosiologi Politik UNP, Dr Eka Vidya Putra. Selain Talk Show, Juga Digelar Orasi Demokrasi Mahasiswa Dan Kuis Pemilu. Karena Orang Terpilih Itu, Sawati Mengharapkan Mahasiswa, Bisa Berpartisipasi Aktif Dalam Setiap Tahapan Pelaksanaan Pemilu. Partisipasi Aktif Itu Berupa Ikut Mengawasi Proses Pelaksanaan Pemilu Hingga Aktif Memberikan Penyadaran Ke Masyarakat Akan Arti Penting Menggunakan Hak Pilih. "Mahasiswa Harus Berbeda Dengan Generasi Muda Yang Tidak Berkesempatan Mengenyam Pendidikan Tinggi. Dengan Populasi Lebih Dari 20 Persen, Banyak Harapan Ditumpangkan Ke Mahasiswa Demi Memperbaiki Bangsa Melalui Pesta Demokrasi, Pemilu," Harap Sawati. Sementara, Eka Vidya Putra Mengungkapkan, Persoalan Pemilu Di Setiap Periode Pelaksanaan, Yaituvyerus Menurunnya Angka Partisipasi Pemilih. Penyebab Turun, Ungkap Eka, Pemilih Terfragmentasi Dan Terjadinya Mobilisasi Pemilih. Kemudian, Regulasi Yang Terus Berubah, Modal Sosial Caleg Yang Rendah Dan Pendidikan Politik Yang Tak Massif. Selain Itu, Eka Menilai, Pelaksanaan Pemilu 2019 Jadi Pertaruhan Proses Demokratisasi Di Indonesia, Apakah Bisa Terlepas Dari Masa Transisi Atau Berakhir Antiklimaks. Disela Talk Show, KPU Padang Juga Menggelar Pengecekan Kepastian Terdaftar Sebagai Pemilih Pemilu 2019 Terhadap Sejumlah Mahasiswa. Caranya, Memasukan NIK KTP Elektronik Mahasiswa Kedalam Aplikasi Data Pemilih Yang Tampil Secara Daring (online) Di Website KPU RI. Selain Itu, KPU Padang Juga Melakukan Penandatanganan Nota Kerjasama Dengan Jurusan Sosiologi FIS UNP. Tujuan Kerjasama Ini, Untuk Meningkatkan Peran Aktif Perguruan Tinggi Dalam Kehidupan Sosial Dan Pembangunan Politik Menuju Kehidupan Yang Lebih Demokratis Dan Sejahtera. Kerjasama Ini Akan Meliputi Dukungan Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Yang Berkualitas, Berintegritas Dan Demokratis. Kemudian, Pendidikan Dan Pelatihan Untuk Penyelenggaraan Pemilu. Selanjutnya, Melakukan Penelitian Aplikatif Terkait Partisipasi Pemilih Dan Indeks Kualitas pemilu/pilkada Serta Pengabdian Pada Masyarakat. Selain Itu, Juga Akan Dilakukan Penerbitan Buku Yang Materinya Berasal Dari Dua Ratusan Essai Tentang Politik Yang Ditulis Mahasiswa Sosiologi UNP. Tulisan Itu Akan Diseleksi Jadi 100 Buah Yang Kemudian, Materinya Akan Dipertajam Lagi Dengan Sejumlah Referensi. Juga Akan Dilakukan Pendalaman Materi Bersama KPU Padang.[Media-Center.1]

​KPU Kota Padang Louncing Kelas Pemilu Dan Sekaligus Semarakan Pemilihan OSIM MAN 1 PADANG

KPU Kota Padang Louncing Kelas Pemilu Dan Sekaligus Semarakan Pemilihan OSIM MAN 1 PADANG   PADANG - Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang Yang Berada Di Durian Taruang, Kuranji Nampak Ramai, Rabu (10/10/2018) Pagi. Seluruh Siswa Berkumpul Di Lapangan. Mereka Akan Melaksanakan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM),yang Turut Dihadiri Oleh Pimpinan Redaksi Padang TV Nashrian Bahzein, Kepala Kemenag Marjanis, Beserta Komisoner , Sekretaris, Kasubag Berserta Staf KPU Kota Padang. Acara Yang Telah Dimulai Dari Jam 08.30 Wib KPU Kota Padang Juga Melakukan Louncing Kelas Pemilu Yang Diresmikan Oleh Kepala Dinas Kementrian Agama Padang. Pada Kesempatan Tersebut KPU Kota Padang Juga Menggelar Sosialisasi Tentang Pemilu Yang Akan Diselenggarakan Pada Tahun 2019. Sosialisasi Bertajuk "KPU Padang Goes To School" Dilaksanakan Sebagai Bentuk Edukasi Kepada Pemilih Pemula. Setelah Dilakukannya Peresmian Kelas Pemilu KPU Kota Padang Juga Menandatangani MOU Kerjasama Dengan Kepala Sekolah MAN 1 Padang Sebagai Bentuk Kerjasama Dalam Pelaksanaan Kegiatan Yang Berbasis Pendidikan Pemilih Bagi Pemula. Hal Tersebut Disambut Baik Oleh Pihak MAN 1 Padang Dan Sangat Terbuka Kepada KPU Kota Padang Serta Menyetujui Karena Dengan Adanya Penandatanganan Tersebut KPU Kota Padang Nantinya Akan Terus Mengajak MAN 1 Padang Untuk Bekerjasama Serta Meningkatkan Kinerja Dalam Pendidikan Bagi Pemilih Pemula Dan Mengikut Sertakan KPU Kota Padang Dalam Setiap Agenda Yang Bertajuk Tentang Pemilihan Seperti Pemilihan Ketua OSIM. Ratusan Siswa Mendengarkan Arahan Kepala Sekolah MAN 1 Padang, Marliza Menegaskan, “kelas Pemilu Yang Dilakukan Dalam Pemilihan Ketua OSIM Sebenarnya Merupakan Pembelajaran Kepada Siswa Dalam Tatanan Kehidupan Berdemokrasi. Lewat Kelas Pemilu, Siswa Menjadi Tahu Alur Dan Proses Pemilihan Umum, Mulai Dari Cara Mencoblos Hingga Penghitungan Suara. Sementara, Di Tiga Lokal Yang Ada Di Sekolah Itu Digunakan Sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS). Tiga Bilik Suara Terletak Di Sudut Masing-masing TPS. Di Pintu Masuk TPS Juga Terdapat Surat Suara Dan Tinta. Suasana Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Padang Benar-benar Rasa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ada KPPS Serta Saksi Di Tiap TPS. Semua Kelengkapan Dan Tata Cara Memilih Merupakan Prakarsa Dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang”. Mudah-mudahan Lewat Pembelajaran Ini Nantinya Mereka Akan Merasakan Bagaimana Memilih Dan Dipilih Beberapa Tahun Ke Depan. Ketua KPU Padang Diwakili Kepala Divisi Program Dan Perencanaan, Yusrin Trinanda Menyampaikan "Kita Berharap Dengan Sosialisasi Ini, Partisipasi Pemilih Pemula Akan Meningkat Pada Pemilu 2019 Nanti," Jelasnya. Yusrin Trinanda Juga Menuturkan Proses Pembangunan Demokrasi Di Tanah Air Tak Terlepas Dari Pemilih Pemula. Lewat Tangan Pemilih Pemula Pula Akhirnya Proses Pembangunan Bangsa Ke Depan Dapat Ditentukan. "Karena Itu Kita Jangan Antipati Dengan Pesta Demokrasi. Karena Laju Bangsa Ini Ditentukan Melalui Pemilu Yang Jujur Dan Adil, Serta Pemilih Pemula," Katanya Dibenarkan Sekretaris KPU, Lucky Dharma Yuli Putra. Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Padang Diikuti Sekitar 730 Siswa Dan 60 Guru. Pemilihan Ini Juga Didukung Penuh Oleh Kementerian Agama Kota Padang. "Upaya Sosialisasi Yang Dilakukan KPU Padang Sangat Tepat. Dan Menilai, Selama Ini Pendidikan Politik Praktis Tak Pernah Diajarkan Kepada Siswa Sekolah. Siswa Sekolah Hanya Bersentuhan Dengan Pelajaran Rutin Dan Ekstrakurikuler Di Sekolah."Dengan Adanya Kegiatan Ini Kita Harapkan Semua Siswa Menjadi Pilot Project Di Tempat Tinggalnya. Mengajak Masyarakat Dan Kawan-kawannya Untuk Memberikan Hak Suaranya Pada Pemilu 2019 Nanti, ," Kepala Kemenag Padang, Marjanis Dalam Acara Yang Digagas KPU Kota Padang, Suasana Memang Terasa Seperti Pemilihan Umum Sungguhan Pemilihan Kepala Daerah. Tiga Pasangan Calon Bersama Tim Kampanye Saling Berorasi Dalam Meraih Simpati Pemilih. Ketiga Paslon Saling Menyampaikan Visi Dan Misi. Selain Itu KPU Kota Padang Juga Melaksanakan Kuis Dan Talkshow. Talkshow Yang Dilaksanakan Di MAN 1 Padang Menghadirkan Dua Narasumber Yakni Mahyudin (Komisioner KPU Padang), Serta Pimpinan Redaksi Padang TV, Nashrian Bahzein. Keduanya Saling Mengedukasi Siswa Sekolah Dengan Pendidikan Politik. Pada Talkhsow Yang Dimoderatori Sekretaris KPU Padang, Lucky Dharma Yuli Putra Itu Sejumlah Siswa Aktif Bertanya. Nashrian Bahzein Pimpinan Redaksi Padang TV Menyebut “bahwa Generasi Saat Ini Cenderung Pasif Dengan Politik. Berbeda Dengan Generasi Lampau Yang Terbilang Aktif Saat Dilakukan Pemilu. "Kini Saatnya Generasi Saat Ini, Yang Disebut Dengan Generasi 'justin Bieber', Untuk Peduli Pemilu. Karena Di Tangan Kalian Semua Nasib Bangsa Ini Ditentukan," Katanya Di Depan Seluruh Siswa. setelah Melaksanakan Sholat Zuhur Maka Seluruh Panitia Pelaksana Melaksakan Pemungutan Suara Di Tiga Tempat, Pemungutan Tersebut Diikuti Dengan Sangat Antusian Dan Penuh Semangat Oleh Seluruh Siswa-siswi MAN 1 Padang.[Media-Center.1]