Berita Terkini

“KPU Kota Padang Sosialisasikan pendidikan Pemilih Pemilu Serentak 2019 Bagi Penyandang Disabilitas”

PADANG-KPU Kota Padang Mengadakan Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilu Serentak 2019 Bagi Penyandang Disabilitas. Pada Hari Minggu (10/03/2019) Kegiatan Oleh KPU Kota Padang Di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Di Tempat Di Kantor Pusatsekretariat PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kota Padang. Dalam Sosialisasi Yang Dimulai Pada Pukul 10.00 Wib Tersebut, KPU Menghadirkan Narasumber Komisioner KPU Kota Padang Chandra Eka Putra Divisi Teknis Dan Icun Suhaldi S.Pd Ketua PPDI Kota Padang Yang Dimoderatori Oleh Yunes Prawira Kasubag Hukum KPU Kota Padang. Materi Yang Ditampilkan Oleh Narasumber Antara Lain Terkait Tata Cara Pemberian Suara Di TPS, Jenis Surat Suara, Pendamping Pemilih Bagi Disabilitas, Pengenalan Template Surat Suara, Serta TPS Akses. Chandra Eka Putra Menyampaikan Kepada Peserta Yang Hadir Sebanyak 41 Orang Penyandang Disabilitas Bahwa “Aksesibilitas Merupakan Salah Satu Azas Penyelenggara Pemilu Yang Bermakna Bahwa Penyelenggara Pemilu Bersikap Dan Bertindak : (1)menyampaikan Informasi Pemilu Kepada Penyandang Disabilitas Sesuai Kebutuhan (2)memastikan Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Pendukung Bagi Penyandang Disabilitas Untuk Menggunakan Hak Pilihnya (3)memastikan Penyandang Disabilitas Yang Memenuhi Syarat Mempunyai Kesempatan Yang Sama Sebagai Pemilih”. Untuk Penyandang Disabilitas Dalam Melakukan Pencoblosan Pada Pemilu Serentak Nanti Yang Diselenggarakan Pada Tanggal 17 April 2019 Dapat Dibantu Oleh Pendamping. Pendamping Dapat Berasal Dari Anggota KPPS Atau Orang Lain Atas Permintaan Pemilih Yang Bersangkutan. Dapat Menggunakan Alat Bantu Tunanetra Yang Disediakan.Surat Suara Presiden Dan WakilPresiden, Surat Suara DPR, Surat Suara DPD, Surat Suara DPRD Provinsi Dan Surat Suara DPRD Kab/Kota,tambah Chandra”. Icun Suhaldi Yang Hadir Sebagai Narasumber Mengajak Seluruh Penyandang Disabilitas Kota Padang Untuk Ikut Berperan Aktif Untuk Menggunakan Hak Pilih Mereka, “Kita Harus Proaktif Dalam Penjelasan Disaat Memilih. Ini Yg Kita Dorong Pemilu Juga Merupakan Akses Bagi Kita Dengan Terbentuknya Organisasi Yang Bergerak Untuk Hak Politik Bagi Disabilitas. Kita Semua Punya Kewajiban Untuk Memilih. Semua Penyandang Disabilitas Punya Hak Yang Sama Sebagai Pemilih. Mari Kita Bersama-sama Mendukung Pemililu Serentak 2019, Dan Pastikan Tempat Kita Memilih Memberikan Askes Bagi Kita Para Penyandang Disabilitas Dan Juga Pastikan Kita Terdaftar.ucapnya.”[Media-Center.1]  

KPU GoES To Campus; Universitas Ekasakti Padang (Mahasiswa Adalah Pemilih Rasional)

PADANG-Dalam Rangka Peningkatan Layanan Pindah Memilih Dan Perkembangan Pendidikan Pemilih Bagi Mahasiswa KPU Kota Padang Menggelar Kegiatan Bersama Kampus Universitas Eka Sakti Padang Pada Sabtu (09/03/2019) Dalam Tajuk KPU Goes To Campus. Acara Juga Dihadiri Oleh Ketua KPU Kota Padang M.Sawati Beserta Komisioner Yusrin Trinanda Div. Program Dan Data Dan Mahyudin Div. Hupmas Dan Teknis. Dalam Acara KPU Goes To Campus Ini, KPU Juga Turut Mengundang Komisioner KPU Provinsi Gebriel Daulei Sebagai Narasumber. Acara Yang Bertajuk Talkshow Dibuka Langsung Oleh Ketua KPU Kota Padang M.Sawati Dengan Moderator Mahyudin. Dalam Pembukaan Acara M.Sawati Menyampaikan Kepada Mahasiswa Yang Hadir 300 Orang Lebih Bahwa Mahasiswa Adalah Pemilih Rasional, Pemilih Yang Pintar Dan Mahasiswa Adalah Tempat Bertanya Bagi Masyarakat Maka Jadilah Mahasiswa Yang Sadar Akan Demokrasi Karena Mahasiswa Juga Turut Menentukan Masa Depan Bangsa Suara Satu Menentukan 5 Tahun Kedepan ,M .Sawati”. Setelah Pembukaan Yang Dilakukan Ketua KPU Kota Padang, Otong Rosadi Sebagai Rektor Universitas Ekasakti Memberikan Kata Sambutan Dan Mengajak Para Mahasiswa Universitas Ekasakti Untuk Berperan Aktif Dalam Demokrasi Serta Memberikan Pendidikan Pemilih Dengan Menjelaskan Bagaimana Pentingnya Menggunakan Hak Suara Pada Pemilihan Umum 17 April 2019 Nanti. Gebril Daulai Yang Turut Hadir Menjadi Narasumber Memberikan Penjelasan Kepada Mahsiswa Untuk Menggunakan Hak Pilihnya Dan Mengajak Mahasiswa Untuk Ikut Berperan Aktif Mensukseskan Pemilu Serentak 2019. Gebril Juga Memberikan Pendidikan Terkait Mekanisme Pindah Memilih Bagi Mahsiswa Yang Berasal Dari Luar Wilayah Kota Padang. “Setiap Pemilih Secara Langsung Dapat Memberikan Hak Suaranya Tanpa Melalui Perantara Atau Perwakilan. Seluruh WNI Yang Telah Memenuhi Syarat Sebagai Pemilih Diberikan Hak Untuk Memilih. Setiap WNI Berhak Memilih Dan Menggunakan Hak Pilihnya Tanpa Adanya Pengaruh, Tekanan Dan Paksaan Dari Siapapun. Dalam Memilih, Pilihan Pemilih Dijamin Tidak Akan Diketahui Oleh Siapapun. Setiap Penyelenggara Pemilu Harus Bersikap Dan Bertindak Jujur Dan Bertindak Sesuai Dengan Peraturan Yang Berlaku. Setiap Pemilih Dan Peserta Pemilu Mendapat Perlakuan Yang Sama Dari Penyelenggara, Pemerintah, Aparat Keamanan Dan Penegak Hukum”. Kategorisasi Daftar Pemilih Terdiri Dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Dan Daftar Pemilih Khusus (DPK); DPT Adalah Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Akhir Yang Telah Diperbaiki Oleh PPS, Direkapitulasi Oleh PPK Dan Ditetapkan Oleh KPU Kabupaten/Kota; DPTb Adalah Daftar Pemilih Yang Telah Terdaftar Dalam DPT Di Suatu TPS Yang Karena Keadaan Tertentu Pemilih Tidak Dapat Menggunakan Haknya Untuk Memilih Di TPS Tempat Yang Bersangkutan Terdaftar Dan Memberikan Suara Di TPS Lain; DPK Adalah Daftar Pemilih Yang Memiliki Identitas Kependudukan Tetapi Belum Terdaftar Dalam DPT Dan DPTb,Gebril”. Gabriel Mengajak Mahasiswa Untuk Mengedukasi Orang Disekitar Sebanyak 5 Orang Dan Mensosialisasikan Kepada Masyarakat Karena Mahasiswa Sangat Berpengaruh Dalam Lingkungan Masyarakat Dan Banyak Tahu. Kemudian Bagi Mahasiswa Salah Satu Potensi Yang Tidak Menggunakan Hak Pilih. Kita Menyarankan Supaya Mahasiswa Memilih Warga Negara Wajib Hukumnya Memilih. Acara Yang Di Mulai Oleh KPU Kota Padang Bersama Universitas Ekasakti Pada Pukul 9.30 Sampai Pukul 15.00 Wib Tersebut Juga Menyediakan Layanan Pindah Memilih Dengan Membuka Stan Di Halaman Kampus Untuk Melayani Mahasiswa Yang Ingin Megurus Layanan Pindah Memilih. Kampus Universitas Ekasakti Tergolong Mahasiswanya Banyak Berasal Dari Luar Wilayah Kota Padang. Universitas Ekasakti Sangat Menyambut Baik Dengan Kegiatan KPU Goes To Campus Yang Diselenggarakan Oleh KPU Kota Padang. Dengan Adanya Kegiatan Ini Mahasiswa Universitas Ekasakti Bisa Memahami Pentingnyadalam Mengunakan Hak Pilih Dalam Pemilihan Umum Dan Menjadi Mahasiswa Yang Peduli Masa Depan Bangsa,Otong Rosadi”.[Media-Center.1]

KPU Kota Padang Buka Layanan Pindah Memilih Di Dua Lokasi Berbeda

PADANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Membuka Layanan Pindah Memilih Di Dua Tempat Berbeda. Layanan Pindah Memilih Yang Terus Giat Diupayakan Untuk Menangkal Angka Golput Pada Pemilu Serentak 2019. Layanan Pindah Memilih Diberikan Kepada Warga Yang Karena Keadaan Tertentu Atau Kondisi Tertentu. KPU Kota Padang Terus Memberikan Layanan Pindah Memilih Kepada Masyarakat Yang Berasal Dari Luar Wilayah Kota Padang. Hadirnya Posko Upaya Proaktif Terhadap Layanan Pindah Memilih Bagi Pilih Dalam Menggunakan Hak Pilih Pada Pemilihan Umum 17 April 2019 Mendatang. Selain Membuka Posko KPU Juga Mendatangi Instansi Pemerintahan Untuk Memaksimalkan Layanan Pindah Memilih. Pada Hari Senin (4/03/2019) KPU Membuka Layanan Di Dua Titik Yang Berbeda Yaitu Di Instansi Pemerintah Badan'Pemeriksaan Keuangan Wilayah Sumbar Yang Berada Dijalan Khatib Sulaiman Dan Titik Kedua Berada Di Kampus STMIK -AMIK Jayanusa. KPU Kota Padang Menurunkan 2 Tim Untuk Ditempatkan Di Dua Lokasi Yang Menjadi Tempat Layanan Pindah Memilih . Sutrisno Kasubag Teknis Yang Turun Lansung Untuk Memberikan Layanan Pindah Memilih Di Kantor BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Wilayah Sumatera Barat, Menyampaikan “bahwa Untuk Pengurusan Pindah Memilih Yang Biasanya Dilakukan Di Kampus Dengan Target Mahasiswa Kali Ini Kita Juga Lakukan Pada Instansi-instansi Pemerintah. Di Kantor BPK Yang Menjadi Tempat KPU Membuka Layanan Pindah Memilih, Yang Pada Umumnya Pegawainya Juga Banyak Berasal Dari Luar Wilayah Kota Padang. Hal Tersebut Mengingat Dengan Semakin Dekatnya Pemilu Yang Tinggal Menghitung Hari Kita Harus Memastikan Bahwa Layanan Pindah Memilih Bagi Masyarakat Yang Ingin Memilih Di Wilayah Kota Padang Dapat Terpenuhi Dan Tidak Menjadi Golput Karena Permasalahan Tidak Bisa Memilih Dengan Cara Jemput Bola Seperti Ini Telah Memberikan Kemudahan Bagi Masyarakat Untuk Bisa Menggunakaan Hak Pilihnya Nanti Pada 17 April 2019 Tanpa Harus Pulang Ke Alamat Sesuai Domisili, Tambah Sutrisno”. Dengan Adanya Layanan Pindah Memilih Di Kantor BPK Yang Di Sediakan Oleh KPU Sangat Disambut Baik Oleh Pegawai-pegawai Yang Pada Umumnya Berasal Dari Luar Wilayah Padang. Di Tempat Berbeda, STMIK -AMIK Jayanusa KPU Juga Membuka Layanan Pindah Memilih Untuk Para Mahasiswa Yang Berada Disana Tidak Hanya Itu KPU Juga Memberikan Pendidikan Pemilih Kepada Para Masiswa Supaya Untuk Berperan Aktif Dan Menggunakan Hak Pilihnya Pada Pemilu Serentak 2019.[Media-Center.1].

​KPU Kota Padang Mulai Lakukan Pelipatan Surat Pemilu Serentak 2019

KPU Kota Padang Mulai Lakukan Pelipatan Surat Pemilu Serentak 2019 PADANG- Jumat (01/03/2019) 49 Orang Melipat Surat Suara Di Kantor KPU Kota Padang, 49 Orang Tersebut Adalah Masyarakat Yang Berada Di Lingkungan Kantor KPU Kota Padang Untuk Saat Ini Jenis Surat Suara Yang Dilipat Adalah Surat Suara DPRD Kota Padang. David Yang Mengawasi Langsung Kegiatan Pelipatan Surat Suara Tersebut Mengatakan “dalam Satu Kardus Terdapat 500 Lembar Dan Dalam Melakukan Pelipatan Harus Diperiksa Terlebih Dahulu Sebelum Dilipat Dan Dikemas Dalam Plastik Setelah Dilipat. Kegiatan Pelipatan Surat Suara KPU Kota Padang Dilakukan Di 5 Gudang Yang Terbagi Di 5 Titik Lokasi Yang Berbeda. Firdaus Yusri Yang Mengawal Langsung Kegiaran Pelipatan Surat Suara Bersama Beberapa Orang Staf Dari Bawaslu Menyampaikan, “Bawaslu Hadir Disini Untuk Mengawal Dan Memastikan Persortiran Dan Pelipatan Surat Suara Sesuai Dengan SOP Seperti Tidak Membawa Hp Dompet, Tas Dan Alat-alat Yang Di Indikasi Lainnya. Sepanjang Kita Lihat Saat Ini, Terkait Pelipatan Langsung Yang Dilakukan Tanpa Membuka Surat Suara Terlebih Dahulu Kita Telah Menegur Masyarakat Yang Melakukan Pelipatan Supaya Membuka Terlebih Dahulu Dan Melihat Cacat Atau Tidaknya Surat Suara Tersebut. Tinta Yang Pudar, Sudah Diasingkan Dan Nanti Kita Cek Dan Antara Isinya 50 Dan Kami Memastikan Dari Bawaslu Sampai Selesai Jam Kawal Bawaslu. Bawaslu Akan Selalu Mengawasi Setiap Tahapan Dalam Penyelenggaraan Pemilu. "Sejauh Ini Masih Kondusif, Firdaus Yusri. Untuk Saaat Ini Telah Ditemukan Beberapa Kerusakan Pada Suarat Suara Seperti Yang Cacat, Salah Gunting Dan Warna Ada Yang Pudar Ditemukan Tapi Untuk Sekarang Kita Belum Bisa Memastikan Berapa Lembar Suara Suara Yang Rusak Karena Masih Dalam Proses Persortiran Dan Pelipatan, Ujar David”. Selama Proses Pelipatan Kertas Suara, Anggota Kepolisian Dari Polres Kota Padang Dilibatkan Untuk Berjaga-jaga Menghindari Hal-hal Yang Tidak Diinginkan.[Media-Center.1]

​Buka Layanan Pindah Memilih Di UNP, KPU Lansung Dibanjiri Pengajuan Pindah Memilih

PADANG-Jum’at (1/03/2019) Dalam Pelayanan Sebelumnya Juga Telah Dilakukan Oleh KPU Kota Padang Di Kampus UNP Dalam Acara KPU Goes To Campus, Kalli Ini KPU Kota Padang Kembali Membuka Layanan Pindah Memilih Di Kampus UNP Dengan Kerjasama Yang Di Lakukan Bersama KOMINFO Dalam Sebuah Event Yang Diselenggarakan Oleh Narasi TV. Begitu Layanan Dibuka, KPU Kota Padang Yang Langsung Dibanjiri Pengajuan Pindah Tempat Memilih. Mahasiswa Yang Meminta Pindah Tempat Memilih. Sebagaian Besar Dari Mahasiswa Tersebut Asal Luar Sumatera Barat Dan Wilayah Kota Padang. Yeliana Yang Bertugas Menyampaikan Bahwa “Para Mahasiswa Yang Berasal Dari Propinsi Luar Sumatera Barat Yang Datang Ke Stand Yang Didirikan Dalam Acara Event Tersebut Mereka Tetap Ingin Menggunakan Hak Pilihnya Di Kota Padang Meskipun Nantinya Hanya Akan Mendapatkan 1 Surat Suara, Yakni Untuk Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres). Hal Tersebut Dilakukan Karena Waktu Libur Yang Singkat,ucapnya”. Ada Juga Mahasiswayang Berdomilisi Di Luar Kota Padang Seperti,Solok, Painan Bukit Tinggi,namun Minta Pindah Memilih Ke Kota Padang, Nantinya Hanya Akan Mendapatkan 3 Surat Suara, Yakni Untuk Capres-Cawapres, DPR RI, Dan DPD RI. Mereka Tidak Berhak Mendapatkan Surat Suara Untuk Kursi DPRD Kota Padang. Dengan Pindah Memilih, Mereka Dipastikan Tidak Akan Menyoblos Seluruh Jenis Surat Suara Pada Pemilu 2019 Dan Sudah Ada Sekitar 100 Orang Lebih Yang Mengurus Pindah Memilih Di Kampus UNP Hari Ini Dan Jumlah Tersebut Akan Terus Meningkat Karena Tingginya Partisipasi Mahasiswa Dalam Pemilu Pada Tahun Ini,tambah Yeliana”. Namun, Para Mahasiswa Menyatakan Tidak Mempersoalkannya Karena Yang Terpenting Bagi Mereka Ialah Dapat Menyalurkan Hak Suara Dan Ikut Berpartisipasi Dalam Demokrasi Indonesia, Meski Cuma Milih Pasangan Capres Pun Tak Apalah, Yang Penting Memberikan Hak Suara," Kata Natsya. Adapun Surat Suara Yang Akan Dicoblos Pada Pemilu 2019 Normalnya Terdiri Dari Lima Jenis, Yakni Untuk Caleg DPRD Kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI, Dan Pilpres. KPU Kota Padang Pada Kesempatan Tersebut Juga Dibantu Oleh PPS Yang Berada Di Kelurahan Di Sekitaran Kampus UNP Hal Tersebut Juga Memberikan Kemudahan Bagi Mahasiswa Yang Mengajukan Pindah Memilih Untuk Bisa Mengetahui Lokasi TPS Mereka Tanpa Harus Datang Lagi Ke Kantor Kelurahan. Pada Kesempatan Tersebut KPU Kota Padang Juga Membagi-bagikan Doprize Berupa Gelas Cantik, Farfum Dan Miniatur Lainnya Bagi Para Peserta Yang Mengurus Layanan Pindah Memilih Dengan Memberikan Pertanyaan Seputar Pemilu Serentak 2019. Tidak Lupa KPU Kota Padang Juga Membagi-bagikan Brosur Yang Berisi Informasi Tentang Pemilu Dan Contoh Surat Suara Yang Nanti Akan Digunakan Pada Pemilihan 17 April 2019.[Media-Center.1]

​KPU Goes To Campus Universitas Dharma Andalas: Mahasiswa Adalah Elit Minoritas (pemilih Berpendidikan)

PADANG- Kamis (28/02/2019) KPU Kota Padang Membuka Layanan Pindah Memilih Di Kampus Universitas Dharma Andalas. Kegiatan Yang Dilaksanakan Pukul 10.wib Ini Juga Dibantu Oleh PPS Dari Kecamatan Padang Timur. Dengan Mendirikan Stand Memilih, Kasubag Taknis Sutrisno Yang Menjadi Koordinator Menggunakan Kesempatan Untuk Melakukan Talkshow Bersama Dosen Unidha Firsta SH.MM Dan Komisioner KPU Kota Padang Mahyudin Di.teknis Dan Hupmas Firsta SH.MM Salah Satu Akedimisi Di Kampus Universitas Dharma Andalas Sangat Menyambut Baik Kegiatan KPU Goes To Campus Yang Digelar Oleh KPU Kota Padang. Menyampaikan “ KPU Telah Mengunjungi Dalam Rangka Pindah Memilih Dan Sangat Bangga Karena Telah Memilih Kampus Unidha Karena Memang Mahasiswa Di Unidha Banyak Dari Luar Kota Padang. Firsta Juga Menghimbau Mahasiswa Untuk Segera Mengurus Pindah Memilih Jika Ingin Memilih Di Kota Padang Pada Tanggal 17 April 2019 Dalam Pelaksanaan Pemilu Serentak. Mari Beramai-ramai Mendatangi Stand KPU Yang Telah Disediakan Untuk Mengurus Surat Keterangan Pindah Memilih Sehingga Hak Pilihnya Tidak Terbuang Sia-sia”,ucapnya. Mahyudin Dalam Kesempatan Tersebut Juga Menyampaikan Bahwa KPU Memilih Kampus Unidha Untuk Membuka Layanan Pindah Memilih Menilai Kampus Unidha Termasuk Salah Satu Kampus Terbesar Di Kota Padang Yang Memiliki Banyak Mahasiswa Yang Berasal Dari Kota Padang. Mahyudin Juga Mengingatkan Betapa Pentingnya Memilih ,Mahasiswa Adalah Elit Minoritas Pemilih Yang Berpendidikan Dan Sangat Dibutuhkan Suara Para Mahasiswa Untuk Membangun Bangsa Ini. pemilu Adalah Sarana Untuk Mewujudkan Kedaulatan Rakyat Untuk Memilih Pemimpin-pemimpin Kita Yang Sesuai Dengan Uud 1945 Dengan Tujuan Akhir Untuk Keamanan, Kedamaian Dan Ketentraman Yang Dilaksanakan Secara Konstisional.mahyudin”. Ketua PPK Padang Timur Abadi Juga Turut Hadir Untuk Melihat Aktivitas Layanan Pindah Memilih Dan Memberikan Pengarahan Kepada PPS Yang Juga Ikut Membantu Kegiatan Layanan Pidah Memilih Yang Berada Di Kampus Unidha Yang Termasuk Kedalam Wilayah Kecamatan Padang Timur, Penjelasan Tersebut Berisi Tentang Teknis-teknis Layanan Dan Tempat TPS Yang Akan Diberikan Bagi Mahasiswa Yang Akan Memilih Di Wilayah Padang Timur. KPU Kota Padang Berharap Dengan Adanya Kegiatan KPU Goes To Campus Dan Layanan Pindah Memilih Di Kampus Unidha Partisipasi Memilih Meningkat Sesuai Target Nasional 77,5% Dan Berharap Para Mahasiswa Juga Ikut Berpartisipasi Dengan Menggunakan Alat Komunikasinya Untuk Turut Menyebarkan Informasi Kepada Masyarakat Untuk Menjadi Pemilih Yang Cerdas Serta Meningkatkan Kualitas Pemilihan Umum.[Media-Center.1]