Berita Terkini

KPU Kota Padang Buka Layanan Pindah Memilih Di UIN Imam Bonjol Padang

Padang-komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Pada Hari Rabu (27/02/2019) Melakukan Layanan Pindah Memilih Di Kampus UIN Imam Bonjol Padang . Layanan Mulai Dibuka Pada Pukul 10.00 Wib. Kegiatan Rutin Yang Dilakukan KPU Kota Padang Sampai Menjelang Pemungutan Pada Tanggal 17 April Ini Terus Dilakukan Dengan Target 12 Kampus Yang Ada Di Kota Padang Dengan Target Mahasiswa Yang Berasal Dari Luar Wilayah Kota Padang. Layanan Yang Dibuka Pada Pukul 10.00 Telah Ramai Di Kunjungi Oleh Mahasiswa Untuk Mengurus Pindah Memilih Di Wilayah Kota Padang.hal Tersebut Terjadi Karena Tingginya Dan Meningkat Nya Kesadaran Dalam Masyarakat Untuk Menggunakan Hak Pilihnya Pada Pemilu Serentak 2019. Kegiatan Layananan Pindah Memilih Di Kampus UIN Imam Bonjol Juga Turut Dibantu Oleh PPK Dan PPS Dari Kecamatan Kuranji Setiap Mahasiswa Yang Melakukan Pindah Memilih Akan Di Tempatkan Pada Daerah Domisilinya Di Wilayah Kota Padang Seperti Roby Eka Fernanda Yang Berasal Dari Jorong Data Sungai Puar Kecamatan Agam Melakukan Pindah Memilih Di Kota Padang Daerah Sampang Kecamatan Kuranji. Untuk Penempatan TPS Pemungutan Roby Harus Melaporkan Kelurahan Untuk Menentukan Lokasi TPSnya Setelah Mendapatkan Formulir Dari KPU. Eri Dari PPK Yang Juga Turut Membantu Jalannya Kegiatan Langsung Menghubungi PPS Yang Ada Di Setiap Keluarahan Untuk Memastikan Nama- Nama Yang Masuk Daerah Pemilihan Di Kecamatan Kuranji Dan Memberikan TPS Lokasi Pemilihan Yang Akan Di Terima Para Mahasiswa Yang Pindah Memilih Asrawi Yang Bertugas Menyampaikan Sejak Dibuka Dari Pagi Para Mahasiswa Sudah Ramai Berkunjung Untuk Melakukan Pengurusan Pindah Memilih Kita Juga Diberikan Kemudahan Dengan Adanya PPK Dan PPS Yang Juga Turut Membantu Kegiatan Ini.. Setiap Mahasiswa Yang Datang Mengurus Pindah Memilih Memiliki Permasalahan Yang Sering Muncul Karena Masih Ada Yang Belum Terdaftar Di DPT. Permintaan Pindah Memilih Di Kampus UIN Dinilai Cukup Sangat Tinggi Di UIN Imam Bonjol Padang, Karena Banyaknya Mahasiswa Yang Berasal Dari Luar Wilayah Kota Padang Masalah Kecil Lainnya Yang Muncul, Mahasiswa Banyak Salah Dalam Penulisan Alamat Domisili Di Padang Karena Tidak Tahu Alamatnya Domisili Dengan Lengkap. [Media-Center.1]

​KPU Goes To Campus : “Kita Mahasiswa, Kita Memilih”

PADANG-dalam Lanjutan Untuk Meningkatkan Kesadaran Dalam Menggunakan Hak Pilih Dalam Masyarakat, KPU Kota Padang Terus Berupaya Melakukan Pendataan Dilapangan. Pendidikan Pemilih Kepada Masyarakat Umum Dalam Tahapan Pemilu Pindah Memilih Pada Pemilu Tahun 2019.pada Kesempatan Kali Ini Selasa (26/02/2019), KPU Kota Padang Mendatangi Kampus Universitas Taman Siswa Padang (Unitas) Yang Sebelumnya Telah Melakukan Koordinasi Guna Memberikan Sosialisasi Tentang Pemilu Serentak 2019 Serta Mengajak Pemilih Muda Aktif Berpartisipasi Dan Menggunakan Hak Pilihnya. Tidak Hanya Memberikan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Kepada Mahasiswa KPU Kota Padang Juga Membuka Untuk Pengurusan Layanan Pindah Memilih (A.5) KPU Goes To Campus Itu Merupakan Salah Satu Cara Kota Padang Untuk Melakukan Sosialisasi Dan Melibatkan Masyarakat Aktif Dalam Pemilihan, Acara Dibuka Langsung Oleh Rektor Unitas Ediwirman, Dengan Memberikan Kata Sambutan Dan Sangat Mengapresiasi Kegiatan Yang Diselenggarakan Serta Dengan Kehadiran KPU Yang Memilih Kampus Unitas Sebagai Tempat Menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Dalam Agenda KPU Goes To Campus Tersebut. Ediwarman Mengatakan “bahwa Salah Satu Yang Membuktikan Diri Sebagai Warga Negara Yang Baik Maka Harus Memiliki Tanggung Jawab Politik. Tanggung Jawab Politik Yang Dimaksud Salah Satunya Ialah Ikut Menggunakan Hak Suara.”Kita Harus Menggunakan Hak Pilih Dan Tanggung Jawab Politik”. Setelah Pembukaan Dan Penyampaian Oleh Rektor Unitas Ediwarman Acara Dilnjutkan Dengan Penandatanganan MOU Kesepakatan Kerjasama Dalam Mensukseskan Pemilu Antara KPU Kota Padang Dengan Rektor Unitas. Pada Acara Sesi Selanjutnya Dengan Menggelar Talkshow Dengan Tema Yang Di Angkat Dalam Pembahasan Tersebut” Kita Mahasiswa Kita Memilih” Yang Di Moderatori Oleh Sutrisno Kasubag Tenis Dengan Narasumber Komisioner KPU Kota Padang Mahyudin Div.Hupmas Dan Teknis Dan Yuni Chandra Dosen Dari Unitas. hal Ini Penting Untuk Anak Muda Karena Mereka Merupakan Kelompok Yang Masih Fresh, Energik Dan Memiliki Ide-ide Baru. Untuk Itu, KPU Kota Padang Akan Terus Mensosialisasikan Kepada Mahasiswa Tentang Penggunaan Hak Pilih Pada Pemilu Serentak 2019 Kepada 12 Kampus Di Kota Padang. Hal Tersebut Disampaikan Oleh Sutrisno Dalam Pembukaan Kegiataan Talkshow. Mahyudin Juga Menyampaikan Kepada Para Mahasiswa Yang Hadir Tentang Maksud Dan Tujuan Dari Pemilu, “yang Dimaksud Pemilu Adalah Wadah Atau Sarana Untuk Mewujudkan Kedaulatan Rakyat Di Pemilu 2019 Kita Berdaulat Menentukan Bersikap Memutuskan Untuk Memilih Pemimpin Nasional Baik Eksekutif Dan Legislatif Mulai Dari Tingkat Kota, Provinsi, Pusat Sampai Dengan DPD, DPRD Provinsi Dan DPD RI Bersama Dengan Pilpres Yang Dilakukan Serentak Yang Sekarang Disatukan Dalam Pemilihan Umum 17 April 2019.Itulah Pengertian Pemilu Yang Sesuai Dengan Dasar Negara Kita Pancasila Dan UUD 1945. Tujuan Akhir Dari Pemilu Adalah Untuk Kesejahteraan,untuk Upaya Adanya Ketertiban Keamanan, Supaya Negara Kita Ini Punya Keteraturan Negara Bisa Aman Tergantung Dengan Pemimpin Yang Kita Pilih Dan Yang Menentukan Pilihan Adalah Rakyat Tanggal 17 April 2019 Gunakan Lah Hak Pilih Untuk Mensukseskan Pemilu Serta Berperan Dalam Menentukan Nasib Bangsa Kedepannya, Pemilu Merupakan Indikator Dari Majunya Sebuah Demokrasi Di Suatu Negara, Karena Pemilu Merupakan Pilar Utama Dalam Demokrasi. Pemilu Juga Merupakan Tanggung Jawab Politik Dari Setiap Warga Negara Karena Itu Diperlukannya Partisipasi Dari Setiap Warga Negara. Karena Pemilu Tanpa Partisipasi Akan Menjadi Sebuah Ironi,Mahyudin”. Pada Kesempatan Tersebut Para Peserta Yang Hadir Juga Diberi Kesempatan Untuk Mengajukan Pertanyaan Kepada Narasumber Tantang Peaksanaan Pemilu Serta Pengetahuan Tentang Penyelenggaraan Pemilu. Yuni Chandra Yang Bertindak Sebagai Narasumber Juga Turut Memberikan Motivasi Dalam Pelaksaanaan Pemilu Dan Memberikan Pemahaman Tentang Arti Dari Demokrasi Serta Turut Mengajak Mahasiswa Unitas Turut Andil Dalam Pelaksanaan Pemilu Serentak Yang Akan Diselenggarakan Oleh KPU Jangan Sampai Mahasiswa Unitas Menjadi Golput, Itu Artinya Kalian Mensia-siakan Harapan Dari KPU, Buktikan Bahwa Kita Mahasiswa Yang Memiliki Karakter Dengan Ikut Melaksanakan Pemilu. Pada Acara Ini Selain Sosialiasi Juga Diadakan Diskusi Publik Dengan Para Peserta Diskusi Dan Juga Ada Membagi-bagikan Doprize Bagi Peserta Yang Dapat Menjawab Pertanyaan Yang Berkaitan Dengan Demokrasi Berikan Oleh Moderator.doorprize Bagi Penanya Dan Bagi Peserta Yang Berhasil Menjawab Pertanyaan Dari KPU. Acara Ditutup Dengan Dilkukan Foto Bersama.[Media-Center.1]

​KPU Kota Padang Buka Layanan Pindah Di Kampus UNITAS

Padang- KPU Kota Padang Kembali Membuka Posko Layanan Pindah Memilih Di Kampus Unitas (Universitas Taman Siswa Selasa (26/02/2019) . Pembukaan Posko Ini Guna Memfasilitasi Mahasiswa Dari Luar Daerah Yang Hendak Menyalurkan Hak Pilihnya Pada Proses Pemungutan Suara, 17 April 2019 Mendatang. Layanan Pindah Memilih Yang Dibuka Di Kampus Unitas Bersamaan Dengan Agenda Acara Kegiatan Sosialisasi KPU Kota Padang “KPU Goes To Campus”. KPU Kota Padang Telah Menargetkan 12 Kampus Di Kota Padang Untuk Membuka Layanan Pindah Memilih Yang Di Khususkan Kepada Para Mahasiswa Yang Berasal Dari Luar Kota Padang Dan Yang Ingin Memilih Di Wilayah Padang. Dengan Adanya Layanan Pindah Memilih Yang Dilakukan Oleh KPU Kota Padang Di Kampus-kampus Akan Memberikan Kemudahan Masyarakat Yang Akan Melakukan Pidah Memilih. Saat Ini Kita Sudah Dalam Tahapan Melayani Daftar Pemilih Tambahan. Ini Adalah WNI Yang Telah Terdaftar Dalam Daftar Pemilih Tetap Yang Tidak Bisa Memilih Di TPS Asalnya, Karena Keadaan Tertentu. Salah Satu Keadaan Tertentu Itu Seperti Orang Yang Sedang Tugas Belajar, Mahasiswa Dan Pelajar SMA. Untuk Melayani Daftar Pemilih Ini, KPU Kota Padang Menyadari Kita Tidak Bisa Diam Duduk Di Kantor. Kita Harus Jemput Bola, Melakukan Sosialisasi Ke Sana Sini,”Sutrisno Layanan Pindah Memilih Diberikan Kepada Warga Yang Karena Keadaan Tertentu Atau Kondisi Tertentu Tidak Dapat Menggunakan Haknya Untuk Memilih Di TPS Yang Bersangkutan. Dengan Adanya Layanan Pindah Memilih Di Kampus Unitas Sangat Disambut Baik Oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Kampus Unitas, Yuni Chandra,SE.MM Mengatakan Kegiatan Yang Diselenggarakan Oleh KPU Kota Padang Dalam Agenda KPU Goes To Campus Yang Memberikan Pendidikan Memilih Bagi Mahasiswa Disini Telah Menambah Pengetahuan Para Mahasiswa Untuk Berperan Aktif Dalam Demokrasi Di Indonesia Dan Dengan Adanya Layanan Pindah Memilih Di Kampus Unitas Telah Memberikan Kemudahan Bagi Mahasiswa Termasuk Dosen Yang Berasal Dari Luar Kota Padang Yang Ingin Memilih Di Kota Padang Dan Tidak Kehilangan Hak Pilih Serta Bisa Untuk Ikut Serta Berpartisipasi Pada Pemilu Serentak 2019. Dan Tidak Perlu Untuk Pulang Kampung Karena Jadwal Libur Yang Singkat Pada Pemilihan Nanti.[Media-Center.1]

KPU GOES TO SCHOOL: Pemilihan Ketua OSIM MAN 2 PADANG

PADANG- Kegiatan KPU Goes To School Pada Momen Pemilihan OSIM MAN 2 Padang Yang Diselenggarakan Pada Sabtu (23/02/2019), KPU Kota Padang Juga Menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Untuk Pemula. Sosialisasi Bertajuk Dilaksanakan Sebagai Bentuk Edukasi Kepada Pemilih Pemula. Dalam Pemilihan Ketua OSIM Di MAN 2 Padang, KPU Kota Padang Juga Menggunakan Kesempatan Dengan Memberikan Materi-materi Terkait Tatacara Pelaksanaan Pemilu Dan Bagaimana Menjadi Penyelenggara Pemilu Sutrisno Kasubag Teknis Yang Menjadi Koordinator Yang Sehari Sebelumnya Juga Telah Memberikan Materi-materi Dan Arahan Kepada Panitia Pelaksana Dalam Pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIM MAN 2 Padang Kembali Mengapresiasi Para Siswa-siswi Menjelang Dilakukan Pemungutan Suara Dengan Mengajak Para Siswa Siswi Untuk Aktif Dalam Setiap Kegiatan Dalam Menentukan Masa Depan Bangsa. dalam Kesempatan Tersebut Yusrin Trinanda Komisioner KPU Kota Padang Yang Juga Hadir Sebagai Narasumber Dalam Talk Show Menjelang Pemungutan Dilangsungkan Turut Memberikan Pendidikan Pemilih Kepada Para Siswa-siswi MAN 2 Padang. Yusrin Trinanda Menuturkan, Proses Pembangunan Demokrasi Di Tanah Air Tak Terlepas Dari Pemilih Pemula. Lewat Tangan Pemilih Pemula Pula Akhirnya Proses Pembangunan Bangsa Ke Depan Dapat Ditentukan. Karena Itu, Kita Jangan Antipati Dengan Pesta Demokrasi. Karena Laju Bangsa Ini Ditentukan Melalui Pemilu Yang Jujur Dan Adil, Serta Pemilih Pemula Serta Agar Menjadi Para Siswa-siswi Yang Cerdas Dan Turut Aktif Menjadi Generasi Penerus Bangsa. Kita Berharap Dengan Sosialisasi Ini, Partisipasi Pemilih Pemula Akan Meningkat Pada Pemilu 2019 Nanti. Tidak Hanya Itu, Dalam Acara KPU Goes To School, KPU Kota Padang Juga Memberikan Dooprize Berupa Baju Kaos Dan Gelas Cantik Kepada Para Siswa-siswi Yang Dapat Menjawab Pertanyaan Yang Di Berikan Oleh Sutrisno Dan Yusrin Trinanda Yang Memberikan Pertanyaan Seputar Demokrasi Indonesia Hal Tersebut Dilakukan Untuk Melatih Dan Mengapresiasi Para Siswasiswi MAN 2 Padang Menjadi Generasi Yang Paham Akan Demokrasi,Sutrisno. Acaradimulai Pada Pukul 7.30 Juga Turut Dihadiri Oleh Kepala Sekolah MAN 2 Padang Beserta Seluruh Guru Dengan Adanya Kegiatan KPU Goes To School Kepala Sekolah MAN 2 Padang Sangat Berterima Kasih Karena Dengan Adanya Kegiatan Tersebut Dapat Memberikan Pelajaran Kepada Para Siswa-siswi Bagaimana Menjadi Penyelenggara Pemilu Yang Telah Dilakukan Pada Pemilihan Ketua OSIM Periode 2019-2020 Dan Menjadi Kegiatan Rutin MAN 2 Padang Setiap Pemilihan Ketua OSIM Kedepannya. Mudah-mudahan Lewat Pembelajaran Ini Nantinya Mereka Akan Merasakan Bagaimana Memilih Dan Dipilih Beberapa Tahun Ke Depan, Setelah Talk Show Oleh KPU Kota Padang Acara Dilanjutkan Oleh Ketiga Kandidat Yang Memaparkan Visi Dan Misi Di Hadapan Siswa-siswi Dan Guru. Visi Dan Misi Yang Dipaparkan Adalah Untuk Memajukan Dan Memberikan Yang Terbaik Untuk Sekolah . Dengan Pemilihan Ketua OSIM MAN 2 Padang. Pemilihan Yang Dilakukan Dengan Menggunakan Sistem Seperti Layaknya Pemilihan Umum Atau Pemilihan Kepala Daerah, Dengan Cara Di Coblos Dengan Kelengkapan Dan Tata Cara Memilih Merupakan Prakarsa Dari KPU Kota Padang,.Suasana Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Padang Benar-benar Rasa Pemilu Ada KPPS Serta Saksi Di Tiap TPS. Alat Logistik Yang Dipinjamkan Oleh KPU Kota Padang Seperti, Surat Suara Yang Dicetak, Menggunakan Bilik Suara, Kotak Suara, Dan Tinta Untuk Menandai Pemilih Yang Telah Selesai Menggunakan Hak Suaranya. Sebelum Pemilihan Berlangsung Pencoblosan Dibuka Langsung Kepala Sekolah MAN 2 Padang Dan Beserta Guru pemungutan Suara Yang Dilakukan Melakukan Pemilihan Dengan 3 TPS Dengan Total Banyak Daftar Pemilih 1443 Orang, Dengan Calon Kandidat 3 Pasang Calon OSIM.[Media-Center.1]

​KPU Kota Padang Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019

KPU Kota Padang Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 PADANG-Kamis (21/02/2019) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Menggelar Deklarasi Kampanye Damai Menyambut Pemilu Serentak 2019. Deklarasi Kampanye Damai Yang Dilangsungkan Di Gedung Serba Guna RRI PADANG Mengusung Tema Kampanye Damai Aman Sejuk Dan Badunsanak, Dihadiri Oleh Ketua KPU Padang, Ketua Bawaslu, Ptl Sekda Padang, Polresta Padang, Danlanud, Dandim Dan Lainnya. Selain Itu Perwakilan Partai Politik Peserta Pemilu Dan Beberapa Calon Anggota DPD RI Seperti Julia Agusta, Alkudri, Asnawi Bahar Dan Lainnya Acara Yang Dimulai Pada Pukul 8.30 Wib Tersebut Yang Digelar Bersama Ini Juga Turut Mengundang Pemangku Kepentingan Dan Peserta Pemilu Serentak 2019 Yang Diikuti Oleh Seluruh Peserta Pemilu Se-Kota Padang Sebagai Salah Satu Cara Untuk Mengajak Peserta Pemilu, Pemerintah Daerah Dan Lainnya Untuk Berkomitmen Menjaga Pemilu Presiden Dan Pemilu Legislatif 2019 Dapat Berjalan Damai Aman Dan Lancar. melalui Deklarasi Kampanye Tersebut Komisioner KPU Kota Padang Mahyudin Divisi Teknis Dan Hupmas Menyampaikan, Berharap Kepada Peserta Pemilu Supaya Berhati Hati Tidak Menyebarkan Bahan Kampanye Dalam Bentuk Uang Serta Mengindahkan Setiap Aturan-aturan Dalam Pelaksanaan Kampanye. deklarasi Ini Merupakan Insiasi Dari Pihaknya Sebagai Penyelenggara Pemilu Dalam Menyongsong Pelaksanaan Pemilu Yang Semakin Dekat. Menurutnya Semakin Dekatnya Pelaksanaan Pemilu Membuat Terjadinya Gesekan Dan Potensi Pelanggaran Yang Terjadi Menjelang 17 April 2019, Selanjutnya Pada 24 Maret 2019, Tahapan Kampanye Yang Berbentuk Rapat Umum Di Lapangan Terbuka. Dalam Hal Ini Kami Mengajak Seluruh Pihak Agar Berkomitmen Dan Mendkelarasikan Menjaga Pemilu Nanti Dapat Berjalan Damai,” Katanya. Plt Sekda Kota Padang Amasrul Yang Hadir Mengatakan Pelaksanaan Pemilu Harus Berjalan Sukses Dan Damai, Hal Tersebut Dapat Diperoleh Apabila Indikatornya Dapat Terpenuhi. Menurut Dia Indikator Tersebut Adalah Pemilu Dapat Berjalan Adil Dan Jujur Kemudian Diikuti Dengan Tingginya Partisipasi Pemilih Karena Masyarakat Yang Memiliki Hak Pilih Datang Beramai-ramai Ke TPS Menyalurkan Hak Pilih Mereka. Setelah Itu Sukses Selanjutnya Ditandai Dengan Tidak Adanya Konflik Atau Keributan Sebelum Pemilu Atau Pascapelaksanaan Pemilu. Ia Mengatakan Tidak Terjadi Konflik Mulai Dari Tingkat TPS Hingga Ke Tingkat Kota, Karena Jika Terjadi Konflik Dibutuhkan Biaya Yang Besar Untuk Mengembalikan Kondisi Seperti Semula. Agar Hal Tersebut Tidak Terjadi Maka Deklarasi Ini Memiliki Peranan Penting Karena Peserta Pemilu Bersama Masyarakat Dan Pemerintah Berkomitmen Menjalankan Pemilu Dengan Baik Serta Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa. KPU Kota Padang Berharap Setelah Diadakan Deklarasi Kampanye Ini Secara Barsama-sama Kita Harus Membebaskan Diri Dari Hoaks, Politisasi SARA, Politik Adu Domba Dan Politik Uang Demi Kenyamanan Dan Kesuksesan Pemilu Serentak 2019. Ketua Bawaslu Padang Dori Putra, Menambahkan, Saat Ini Bawaslu Tengah Masuk Dalam Tahap Perekrutan Saksi TPS. Dia Berharap Para Peserta Merekomendasikan Saksi Tersebut Untuk Kemudian Dapat Ikut Dalam Pelatihan Yang Diselenggarakan Oleh Bawaslu. Hal Yang Perlu Diketahui Oleh Peserta Pemilu, Katanya Diantaranya Unsur-unsur Pelanggaran Pemilu Dimana Peserta Pemilu Dilarang Kampanye Sara, Kampanye Hitam, Politik Uang, Dan Melibatkan ASN. "Sejauh Ini Sudah Ada Dua Kasus Yang Sudah Kita Berikan Rekomendasi Pada Komite ASN Untuk Kemudian Diberikan Sanksi," Ujarnya. Sementara Itu, Kasat Intel Polresta Padang, Kompol Jon Hendri Mengatakan, Kota Padang Sebagai Daerah Penyumbang Pemilih Yang Besar Menjadi Wilayah Yang Harus Diperhatikan. Untuk Itu, Memang Perlu Kolaborasi Stakeholder Terkait Dalam Hal Mewujudkan Pemilu Yang Badunsanak, Sejuk, Dan Damai. "Untuk Pengamanan Ada Polanya. Yang Jelas Pemilih Kota Padang Sangat Besar. Kalau Dibandingkan Dengan Daerah Lain, Bisa Tiga Kali Lipat Daerah Lain," Pungkasnya. Sementara Calon Anggota DPD RI Asnawi Bahar Mengatakan Deklarasi Ini Seharusnya Membuat Para Peserta Pemilu Dapat Menjalankan Pemilu Dengan Damai, Jika KPU Sukses Menjalankan Pemilu Dengan Baik Maka Calon Legislatif Juga Sukses Dalam Pemilu. “Jangan Lagi Ada Pengrusakan Baliho Atau Alat Peraga Terhadap Salah Satu Calon Sementara Calon Lain Itu Tidak Terjadi. Kami Berharap Pemilu Ini Berjalan Dengan Sukses Tidak Hanya Sukses Bagi Penyelenggara Tapi Juga Peserta Pemilu,” Katanya. Acara Dilanjutkan Dengan Pembacaan Ikrar Pemilu Yang Dipimpin Langsung Oleh Ketua KPU Kota Padang M.Sawati Dan Dilanjutkan Dengan Penandatanganan Ikrar Oleh Sejumlah Peserta Pemilu Dari Perwakilan Parpol.[Media-Center.1]

​Pengurusan Pindah Memilih Di Kampus Unand Meningkat Tajam

PADANG-layanan Pindah Memilih Yang Dibuka Oleh KPU Kota Padang Di Kampus Universitas Andalas Dari Senin (18/02/2019) Dalam Agenda Kegiatan KPU Goes To Campus Yang Diselenggarakan Oleh KPU Kota Padang Bersama Fakultas Fisip Unand, KPU Kota Padang Juga Membuka Stand Untuk Pengurusan A.5. Dengan Adanya Stand Tersebut Sangat Membantu Dan Menarik Perhatian Mahasiswa Karena Mereka Tidak Perlu Lagi Datang Kantor Kelurahan Untuk Mengurus Status Pindah Memilih. Mahasiswa Universitas Andalas Terus Meningkat Dalam Mengurus Surat Pindah MemilihA.5. Sampai Hari Selasa (19/02/2019) Terus Mengalami Peningkatan Yang Cukup Tajam. Para Pemilih Yang Mengajukan Surat Pindah Memilih Ini, Sesuai Ketentuan Harus Mengisi Formulis A5 Ada 100 Orang Lebih Pemilih Yang Mengurus Formulis A5. Sebelumnya, Sudah Ada Yang Sebelumnya Mahasiswa Yang Hadir Dalam Kegaitan Yang Dilaksanakan Pada Hari Senin Sudah Ada Pemilih Yang Terlebih Dahulu Mengajukan Surat Pindah Memilih. Jumlah Pemilih Yang Mengajukan Permohonan Surat Pindah Untuk Memilih Di TPS Yang Berada Di Wilayah Kota Padang Pada Pemilu Serentak 17 April Mendatang, Karena Mahasiswa Yang Kuliah Kebanyakan Dari Daerah Yang Berada Diluar Kota Padang Seperti Padang Panjang, Solok Dan Diluar Provinsi Sumatera Barat Hal Tersebut Yang Membuat Mereka Untuk Melakukan Pindah Memilih Karena Terkendala Domisili Yang Jauh Dan Lebih Memilih Untuk Ikut Pemilu Di Kota Padang. Sutrisno Kasubag Teknis Menyampaikan Dengan Peningkatan Yang Terus Terjadi Dalam Pengurusan Pindah Memilih A.5 Tidak Menutup Kemungkinan "Kita Perkirakan Sampai Besok, Jumlahnya Terus Bertambah, Jika Melihat Animo Yang Mengajukan Permohonan Sebelumnya. Potensi Pemilih Yang Bisa Masuk DPTB Masih Banyak Di Kota Padang. Pasalnya, Masih Banyak Yang Diprediksi Belum Mengurus Pindah Memilih , Terutama Untuk Pemilih Yang Berstatus Sebagai Mahasiswa Yang Berasal Dari Luar Daerah Kota Padang, Ucapnya. KPU Kota Padang Akan Akan Membuka Layanan Pindah Memilih Besok Kembali Di Kampus Unand Dan Juga Akan Membuka Stand Dikampus UNP. KPU Kota Padang Menargetkan 12 Kampus Yang Ada Di Kota Padang Untuk Membuka Stand Pelayanan Pindah Memilih. Peningkatan Yang Terjadi Pada Akhir Ini Telah Membuktikan Bahwa Masyarakat Telah Sadar Akan Pentingnya Menggukan Hak Suara Dalam Pemilihan Umum.