Berita Terkini

KPU KOTA PADANG TERIMA 18 M HIBAH DANA PILKADA TAHAP I

Ketua KPU Kota Padang beserta Kordiv Perencanaan Data dan Informasi beserta Sekretaris dan sekretariat terkait menghadiri penerimaan bantuan dana hibah tahap I pada Hari Senin 18 Desember 2023 bertempat di ruang pertemuan BPKAD Kota Padang. Bantuan tahap I untuk hibah pilkada Tahun 2024 kepada KPU Kota Padang sejumlah Rp.18.401.582.376,-. Acara serah terima turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Bapak Tarmizi beserta jajaran, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang Raju Minropa mewakili Wali Kota Padang. "Untuk tahap pertama hari ini kita menyerahkannya sebanyak 18 miliar lebih atau 40 persen melalui dana APBD Perubahan Kota Padang Tahun Anggaran 2023. Sementara untuk tahap kedua 60 persennya lagi sebanyak 27 miliar lebih menggunakan APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2024," jelasnya. Raju juga menyampaikan, dengan penandatanganan pencairan hibah tahap I ini, Pemko Padang bersama KPU Kota Padang diharapkan dapat berkolaborasi dengan baik untuk menyukseskan tahapan-tahapan penyelenggaraan Pemilu yang ada di Kota Padang. “Melalui pemberian dana hibah ini, kita harapkan seluruh tugas dan kebutuhan KPU Kota Padang dalam penyelenggaraan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang tahun 2024 mendatang terlaksana dengan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti,” harapnya. Sementara itu, Ketua KPU Kota Padang Riki Eka Putra, mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang yang telah mempercepat proses pencairan dana hibah bagi KPU Kota Padang untuk mendukung suksesnya Pemilukada Kota Padang 2024. "KPU kota Padang siap mengikuti seluruh proses dan anggaran tidak akan digunakan sebelum tahapan penyelenggaraan belum ditetapkan" jelas Riki.  

KPU KOTA PADANG IKUTI RAPAT KOORDINASI PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS PENYELENGGARA PEMILU TAHUN 2024

 KPU Kota Padang mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan dan Peningkatan Kapasitas Penyelenggara Pemilu Tahun 2024 di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Padang, 16-18 September 2023. Pada kesempatan ini, Komisioner, Sekretaris beserta Kasubag mendapatkan materi mulai dari Big Daya dan Keamanan Cyber oleh Ketua Divisi Perencanaan Data, Betty Epsilon Idroos, Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu dan Pengawasan Pemilu oleh TPD DKPP, M. Taufik dan Anggota Bawaslu Prov Sumbar, Vivner, Manajemen Logistik, Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Penghitungan Suara, Kampanye, Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat serta Data Pemilih dan Sirekap oleh Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat dan Tata Kerja KPU dan Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota oleh Sekretaris KPU Provinsi Sumatera Barat, Firman. Kegiatan ini ditutup dengan Anugrah Penghargaan KPU Sumatera Barat dengan 8 kategori penghargaan yakni: 1. Kategori Penyusun Laporan Keuangan 2. Kategori Perencanaan Logistik 3. Penginputan RUP pada Aplikasi Sirup Tepat Waktu 4. Kategori Pengelolaan Media Sosial 5. Kategori Konten Sosialisasi Terbaik 6. Kategori Perencanaan Anggaran Kegiatan 7. Kategori Tata Pengolahan Data Pemilih Pemilu 2024 8. Kategori Akurasi Data Pemilih Pemilu 2024 Kategori yang dimenangkan KPU Kota Padang adalah Perencanaan Logistik sebagai Terbaik 1 dan Video Konten Sosialisasi sebagai Terbaik 3.

Sukseskan Pemilu Untuk Masa Depan Gemilang, KPU Kota Padang Sosialisasi Sasar Gen Z

Anggota Komisi Pemilhan Umum Kota Padang, Amid Muttaqim mendorong Gen Z menggunakan hak pilihnya dan tidak golput pada Pemilu 2024. Suara mereka berdampak besar pada kemajuan bangsa Indonesia, sangat penting bagi pemilih muda mengenali, mendalami, dan mengetahui visi misi para peserta Pemilu. "Kami mengajak dan mendorong Gen Z pada pesta demokrasi 14 Februari 2024 mendatang untuk menggunakan hak pilihnya sebaik mungkin dan tidak Golput, karena partisipasi aktif dari generasi muda dalam Pemilu memiliki dampak besar pada kebijakan dan berpengaruh bagi Indonesia kedepannya’’, jelasnya pada kegiatan Sosialisasi Pemilu 2024 dengan Tema Bersama Gen Z Sukseskan Pemilu Untuk Masa Depan Gemilang, Kamis (07/12/2023).  Lebih lanjut Amid menjelaskan, dengan adanya sosialisasi ini, mengedukasi pemilih muda khususnya Gen Z bisa lebih aktif dan bijak dalam menentukan pilihan, pilihan yang akan memimpin untuk lima tahun kedepan, apalagi sekarang terdapat media untuk mendapatkan informasi calon-calon yang akan dipilih melalui portal infopemilu.kpu.go.id. Sosialisasi Pemilu 2024 dengan Tema Bersama Gen Z Sukseskan Pemilu Untuk Masa Depan Gemilang ini diselenggarakan oleh KPU Kota Padang bekerjasama dengan BEM FEB UPI YPTK dan REMA UPI YPTK Padang di UPI Exhibition Hall Lantai 2. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Padang, Atika Triana saat pembukaan kegiatan menyampaikan masih terdapat pemilih muda yang belum mengetahui mengenai penyelenggaraan Pemilu dan masih belum banyak informasi kepemiluan yang diketahui. “Dari beberapa sosialisasi yang telah dilakukan, masih terdapat pemilih muda yang belum mengetahui tentang penyelenggaraan Pemilu dan belum banyak informasi kepemiluan yang diketahui. Gen Z yang akrab dengan teknologi, akrab mencari informasi masih belum cukup intim dengan informasi terkait kepemiluan, ini salah satu gerakan dari KPU Kota Padang untuk mengedukasi, membangkitkan kesadaran pemilih, berusaha agar pemilih tidak menjadi ignore people, yaitu orang yang abai, abai terhadap pesta demokrasi’’, ungkap Atika. Atika juga menjelaskan pentingnya pemilih dan arti penting demokrasi. “Demokrasi untuk mencapai satu titik, yaitu kesetaraan, keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Pemilu merupakan salah satu sarana untuk mewujudkan cita-cita tadi. Siapa yang ikut kontestasi dalam membangun demokrasi, salah satunya pemilih. KPU berkewajiban memberikan pendidikan pemilih kepada pemilih yang mempunyai hak pilih, salah satu upaya yang dilakukan untuk menciptakan kesadaran agar lebih peduli. Peserta yang hadir dalam kesempatan hari ini menjadi agen of change, mendiseminasi informasi yang didapatkan, dapat menyebarkan ke lebih banyak lagi dalam lingkungannya sehingga informasi lebih luas tersebar’’, tambah Atika. Hadir juga sebagai narasumber Praktisi Kepemiluan, Gabril Daulay. Gabril dalam pemaparan materi menyampaikan data dan fakta Pemilu 2024. “Pada Pemilu tahun 2024 nanti, terdapat 18 partai politik nasional peserta Pemilu, terdapat 5 surat suara yang akan diterima oleh pemilih di TPS pada 14 Februari 2024 mendatang, yaitu surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, surat suara pemilihan DPR RI, surat suara pemilihan DPD RI, surat suara pemilihan DPRD Provinsi, dan surat suara pemilihan DPRD Kabupaten/Kota’’, terang Gabril. Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat periode 2018-2023 ini juga menerangkan tantangan Pemilu 2024 menuju integrasi bangsa, yaitu politik uang, politik identitas kemudian hoax dan hatespeach. “Masyarakat harus melek digital melalui literasi digital, sehingga memiliki digital skill, digital ethics, digital safety dan digital culture, melawan politik uang, hoax dan ujaran kebencian serta politik identitas yang berorientasi pada politisasi SARA. Beda pilihan itu hal yang wajar, jangan sampai menimbulkan konflik dengan saudara, keluarga sendiri dan lingkungan sekitar hanya karena perbedaan pilihan politik’’, tutup Gabril. Turut hadir dalam kegiatan Wakil Rektor I Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, Sumijan, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, Silfia Andini. Sekretaris KPU Kota Padang, Agustian dan pejabat struktural KPU Kota Padang.  

Jumlah Pemilih Didominasi Pemilih Perempuan, KPU Kota Padang Sosialisasi ke Majelis Ta’lim

KPU Kota Padang melakukan sosialisasi pendidikan pemilih segmen perempuan pada forum Majelis Ta’lim di Mesjid Al Azhar Universitas Negeri Padang, Kamis 23 November 2023. Peserta kegiatan ini Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) dan Majelis Ta’lim Indonesia (MTI) se-Kota Padang dengan jumlah 100 peserta. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Azwirman pada pembukaan kegiatan menyampaikan KPU Kota Padang telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Padang. “DPT di Kota Padang berjumlah 666.178 yang tersebar di 11 kecamatan se-Kota Padang dengan rincian 325.912 pemilih laki-laki dan 340.266 pemilih perempuan. Dengan rincian tersebut jelas pemilih perempuan di Kota Padang lebih banyak daripada pemilih laki-laki”, Jelas Azwirman Azwirman menunjukan pentingnya Pemilu, demokrasi, dan peran perempuan dalam meningkatkan partisipasi pemilih, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada segmen perempuan. “Dengan mengangkat tema Perempuan, Keluarga, Agama, dan Pemilu, artinya peran ibu-ibu ini sangat penting, salah satunya adalah informasi kepemiluan dapat disebarluaskan kepada masyarakat terutama segmen pemilih perempuan. Segmen perempuan sangat strategis dalam penyebarluasan informasi kepemiluan, tentunya informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan”, tambah Azwirman. Hadir sebagai Narasumber kegiatan ini Dosen Universitas Eka Sakti Padang, Otong Rosadi dan Dosen Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Murisal. Pada penutupan kegiatan, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Atika Triana S menyampaikan KPU sebagai penyelenggara Pemilu bersama dengan Bawaslu dan DKPP. “KPU, Bawaslu, dan DKPP adalah penyelenggara Pemilu. Setiap lembaga mempunyai tugas masing-masing dan sebagai satu kesatuan fungsi Penyelenggaraan Pemilu yang Independen, bebas dari intervensi dan berintegritas”, terang Atika. Atika juga menyampaikan bahwa di Kota Padang terdapat penambahan daerah pemilihan, pada Pemilu Tahun 2019 terdapat 5 daerah pemilihan, sedangkan pada Pemilu tahun 2024 menjadi 6 daerah pemilihan. “Daerah pemilihan di Kota Padang pada Pemilu 2024 ada 6 Dapil, Dapil merupakan arena kontestasi. Dapil Kota Padang 1 Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang 2 Kecamatan Kuranji, Kota Padang 3 Kecamatan Pauh dan Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang 4 Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang 5 Kecamatan Padang Timur dan Kecamatan Padang Selatan, dan Dapil terakhir Kota Padang 6 Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Utara dan Kecamatan Padang Barat, nantinya ibu-ibu akan mendapatkan surat suara sesuai Dapil”, tutup Atika

KPU Kota Padang Bersama Departemen Ilmu Politik FISIP Unand dan Ikatan Alumni Ilmu Politik FISIP Unand Adakan Pendidikan Pemilih

KPU Kota Padang bekerjasama dengan Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas dan Ikatan Alumni Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas menggelar Sosialisasi Hari Pemungutan Suara dan Pendidikan Pemilih Pemilu 2024 di Aula Seminar Gedung Pasca Sarjana Unand Lantai 3. Dalam sambutannya, kepala Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas, Tengku Rika Valentina mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang ikut berpartisipasi dan terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini. “Kami mengucapkan terimakasih kepada KPU Kota Padang dan peserta yang telah berkenan hadir pada kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan Kerjasama antara KPU Kota Padang dengan Departemen Ilmu Politik dan Ikatan Alumni Ilmu Poilitik FISIP Unand. Ini merupakan rangkaian kegiatan yang kesekian kalinya diadakan Departemen Ilmu Politik bersama KPU Kota Padang. Harapan kami dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai akhir” Ungkap Tengku Rika. Selanjutnya, Ketua KPU Kota Padang dalam pembukaan acara menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pemilihan Umum sebagai sarana transisi kekuasaan yang nanti akan berlangsung satu kali dalam 5 tahun. Pemilu tahun 2024 nanti tanggal 14 Februari 2024 dari segi regulasi yang mendasarkan pelaksanaan, merupakan Pemilu kedua berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.      “Walaupun Pemilu 2024 adalah pemilu kedua yang diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, bukan berarti pada Pemilu 2024 ini tidak ada hal yang baru, yang pertama dapat dilihat dari segi momentum, pertama kali dalam sejarah di tahun yang sama kita berpotensi datang ke TPS sebanyak 3 kali, pertama pada tanggal 14 Februari 2024, yang kedua bulan Juni 2024 jika hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tidak didapatkan pasangan calon terpilih atau berlangsungnya putaran kedua, yang ketiga pada saat pemilihan kepala daerah serentak atau Pilkada Serentak tahun 2024,” Jelas Riki Riki juga menambakan bahawa Pemilu saat ini dalam tahap pembangunan tentu membutuhkan kontribusi besar perguruan tinggi, dan seluruh pihak. “Kemudian yang baru pada Pemilu 2024 ini adanya penambahan jumlah pasangan calon pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pada Pemilu tahun 2019 hanya 2 pasangan calon, sedangkan pada Pemilu tahun 2024 menjadi 3 pasangan calon. Kemudian dari segi peserta Pemilu Partai Politik, pada tahun 2019 berjumlah 16 Partai Politik, untuk Pemilu tahun 2024 bertambah menjadi 18 partai politik. Untuk Kota Padang ada hal baru juga, yaitu daerah pemilihan, pada Pemilu tahun 2019 terdapat 5 daerah pemilihan sedangkan pada Pemilu tahun 2024 menjadi 6 daerah Pemilihan,” Tutup Riki Turut hadir menjadi narasumber kegiatan ini pengamat politik, Pangi Sarwi Chaniago, Ketua IKA IP FISIP Unand, Hardi Putra Wirman, akademisi Unand, Sadri dan Anggota KPU Kota Padang, Atika Triana S.

KPU Goes To Campus, Nobar Film Pemilu Di Kota Padang Dihadiri Ratusan Mahasiswa

KPU Kota Padang menggelar kegiatan KPU goes to campus dalam bentuk acara nonton bareng film kejarlah janji, Sabtu 28 Oktober 2023 diruang senat lantai 4 rektorat Universitas Negeri Padang (UNP). Sebanyak 149 mahasiswa dari UNP berpartisipasi aktif dalam kegiatan nonton bareng ini.  Gusmira Wita sebagai pembina Kemahasiswaan Dapartemen Pendidikan Sosiologi UNP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi KPU terkait pemilu 2024, nonton bareng kejarlah janji, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran memilih di pemilu 2024.  Riki Eka Putra menyampaikan bahwa Pemilu 14 Februari 2024 mendatang merupakan pemilu kedua yg dilaksanakan berdasarkan ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017.  Akan ada momentum baru dipemilu 2024, karena di 2024 akan dilaksanakan pemungutan suara sebanyak 2 kali, atau bisa jadi 3 kali. Pertama pemilu, kedua pilkada dan ketiga apabila saat pilpres jumlah suara pasangan calon tidak sampai 50.01% maka akan terjadi putaran kedua yang akan dilaksanakan di bulan Juli.  Film kejarlah janji merupakan bentuk sosialisasi KPU kepada masyarakat akan pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu. Dengan terlaksananya kegiatan nobar ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif dan mendorong pemilih untuk menggunakan hak pilihnya di TPS nanti.  Dipenghujung acara KPU Kota Padang menghimbau mahasiswa untuk memastikan diri sudah terdaftar di DPT. Apabila dihari pemungutan suara tidak bisa memilih di daerah asal karena sedang tugas belajar, KPU Kota Padang dapat memfasilitasi pindah memilih paling lambat 15 Januari 2023 (rkh)